Karena dengan mempunyai passion, diharapkan lahir visi lima sampai sepuluh tahun ke depan dari ilmu yang sudah didapatkan dalam pembelajaran di SMK.
"Adik-adik harus yakin memilih SMK karena passion panggilan dan memikiki visi 5-10 tahun lagi mau ngapain dengan ilmu adik-adik itu. Adik-adik akan mencintai bidang ilmu dan mencintai pekerjaan itu maka akan terus belajar dengan kesenangan," jelasnya.
Lebih lanjut Wikan mengininkan lulusan SMK tidak hanya sekedar memiliki ijazah saja. Namun harus dengan dilengkapi ilmu hard skill dan soft skill yang seimbang.
Harapannya, kata dia, agar siswa seusai lulus SMK dapat menjadi sosok berkompeten dan mempunyai keterampilan sebagaimana yang diinginkan dunia industri.
"Kalo cuma ijazah itu artinya aku bisa belajar apa? Bukan keinginan dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja. Mereka tidak menginginkan sekedar ijazah tapi kompetensi," tutur Wikan.
(Khafid Mardiyansyah)