Kemendikbud Anggarkan Rp3,5 Triliun untuk Pengembangan Pendidikan Vokasi

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis
Senin 13 Juli 2020 12:49 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist)
Share :

JAKARTA - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,5 triliun untuk program Pengembangan Pendidikan Vokasi.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Wikan Sakarinto menjelaskan, alokasi anggaran tersebut digunakan untuk mewujudkan link and match antara pendidikan vokasi, dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dengan beberapa kebijakan program yang dilakukan.

"Vokasi dan industri harus benar-benar link dan match. Jangan hanya sebatas seremoni tanda tangan MoU, lalu sudah merasa link and match. Harus diikuti oleh kegiatan-kegiatan kolaborasi dan sinergis yang saling menguntungkan dan sampai menghasilkan SDM unggul dan kompeten,” ujar Wikan dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Baca Juga: Rupa-Rupa Alasan Orangtua Siswa Ingin Anak Kembali Sekolah 

Wikan menerangkan, anggaran Rp3,5 triliun itu untuk mengakselarasi sejumlah program seperti Bursa Kerja Khusus (BKK), Center of Excellence Sekolah Menengah Kejuruan. Diharapkan Gerakan Pernikahan Massal Kampus Vokasi benar-benar harus berwujud link and match yang erat dan berkelanjutan, antara ribuan kampus vokasi, SMK, lembaga kursus pelatihan dengan dunia usaha dan dunia industri.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya