JAKARTA - Bagi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, pidato Hari Guru yang disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sangat fenomenal.
Menurut Ganjar, pidato Mendikbud selain singkat dan langsung mengena pada pokok persoalan. Nadiem ingin membuat sebuah gebrakan baru dalam dunia pendidikan di Indonesia.
Baca Juga: Pandangan Sederet Mantan Mendikbud Soal Guru, dari Anies hingga Muhadjir
Okezone pun merangkum beberapa fakta menarik terkait pidato Hari Guru yang disampaikan Nadiem Makarim, Sabtu (30/11/2019):
1. 25 November sebagai Hari Guru Nasional
Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim sangatlah berbeda dari para pendahulunya. Naskah yang hanya 2 halaman tersebut bukanlah suatu kata-kata inspiratif, tetapi pidato dengan apa adanya untuk para guru di Indonesia.
Menurut Nadiem, esensi dari pidato tersebut untuk menggerakkan para guru di Indonesia. Dirinya pun memberikan dua poin penting di hari guru tersebut.
"Poin pertama, Merdeka belajar, dan kedua, guru penggerak," ujarnya usai pidato peringatan Hari Guru Nasional.
2. Nadiem Ingin Pendidikan Indonesia Merdeka Belajar
Mengenai 'Merdeka Belajar', dirinya menjelaskan bahwa baik guru dan murid harus berinovasi, mandiri dan kreatif. Walaupun sulit untuk melakukan hal tersebut, dirinya pun mengajak untuk bergerak bersama-sama.
Baca Juga: Hari Guru Nasional, Menteri Nadiem: Merdeka Belajar dan Guru Penggerak!
"Ini akan kita bantu, saya mungkin tidak bisa mengajak seluruh guru untuk melakukan ini, tapi ini nantinya menjadi PR kita," ujar Nadiem.
3. Reformasi Pendidikan
Mengenai 'Guru Penggerak', dirinya menjelaskan bahwa reformasi pendidik harus dilakukan. Akan tetapi, hal ini tak bisa dilakukan oleh pemerintah saja ataupun berdasarkan kurikulum, kebijakan dan anggaran saja.