"Karena modusnya tahu soal kemudian orang luar mengerjakan. Tapi kali ini tidak, bahkan di komputer sebelahnya beda soalnya. Kita siapkan beberapa puluh set (soal) tapi setara," paparnya.
Dirinyan juga menghimbau pada masyarakat khususnya para calon mahasiswa jangan percaya jika ada oknum yang menjual soal-soal ujian.
"Itu bohong, jangan 'nggugu' (jangan percaya), " pesan Ravik.
(Rani Hardjanti)