Sambil tersenyum, Purwanti mengaku, dirinya saat ini cukup tegang. Bahkan, saking tegangnya Purwanti terpaksa bolak-balik ke kamar mandi.
"Anak saya yang ikut ujian, saya yang panik. Tadi bolak-balik ke kamar mandi, tegang. Malah anak saya tadi ngomel-ngomel, 'ibu, ojo melu-melu tegang toh, engko aku sing panik," paparnya.
Melihat tekad putrinya untuk melanjutkan kuliah kejenjang yang lebih tinggi, Purwanti pun rela menumpang menginap dirumah saudaranya yang ada di daerah Palur, Karanganyar. Ini dilakukan agar putrinya tidak kelelahan saat SBMPTN.
"Saya numpang nginap di rumah saudara saya di Palur. Soalnya kalau berangkat langsung dari Wonogiri, belum ada kendaraan dan takut Ambar kecapean," ujarnya.
Purwanti optimis putrinya dapat lolos ke Sastra Inggris Universitas Sebelas Maret. Dia terus berdoa agar cita-cita putrinya tercapai.