Alami Kecelakaan, Chairani Tetap Optimis Ikuti SBMPTN Meski Harus Gunakan Kursi Roda

Antara, Jurnalis
Selasa 08 Mei 2018 11:40 WIB
Ilustrasi Penyandang Disabilitas Mengikuti SBMPTN (foto: Okezone)
Share :

Dia mengaku optimistis masih bisa mengerjakan soal-soal SBMPTN meskipun kurang persiapan karena pascakecelakaan harus dirawat di rumah sakit sehingga waktu belajarnya menjadi berkurang.

"Insya Allah masih bisa fokus untuk mengerjakan soal-soal SBMPTN," kata dia yang berasal dari Cilacap.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Pelaksana SBMPTN 2018 Panlok 41 Unsoed Begananda mengatakan ada empat peserta SBMPTN yang mendapat perlakuan khusus.

"Ada satu peserta menderita tunanetra (di STMIK Amikom), satu orang menderita tremor (di Unwiku), dan dua orang mengalami kecelakaan. Untuk dua peserta yang tunanetra dan tremor, kami sudah persiapkan sejak awal, sedangkan dua peserta yang mengalami kecelakaan baru lapor tadi pagi," katanya.

Dia mengatakan, SBMPTN 2018 Panlok 41 Unsoed diikuti oleh 18.617 peserta yang terdiri atas 440 peserta ujian tulis berbasis komputer (UTBK) dan 18.177 peserta ujian tulis berbasis cetak (UTBC).

Dari 440 peserta UTBK tercatat sebanyak 195 pendaftar kelompok sains dan teknologi, 202 pendaftar kelompok sosial dan humaniora, serta 43 pendaftar kelompok campuran.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya