JAKARTA - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir memastikan jika proses Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 akan lebih baik dari sebelumnya. Khususnya dari praktik-praktik kecurangan yang selama ini selalu terjadi dalam proses seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tersebut.
Pasalnya, berbagai langkah sudah disiapkan dari jauh-jauh hari untuk mengantisipasi kecurangan yang mungkin terjadi pada SBMPTN. Salah satunya adalah dengan menyiapkan sanksi tegas kepada oknum-oknum yang kedapatan melakukan kecurangan.
"SBMPTN tahun ini enggak akan ada masalah (kecurangan) Ini kami akan monitoring semua pelaksanaan. Informasi yang saya dapat kali ini tidak masalah," ujarnya saat ditemui di Kantor Kemenristekdikti, Jakarta, Senin (7/5/2018).
Menurut Nasir, ada beberapa kecurangan yang sering terjadi setiap kali pelaksanaan SBMPTN. berlangsung. Salah satunya adalah adanya kebocoran dan jual beli soal yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Selain itu, salah satu yang sering terjadi adalah banyaknya Joki yang berkeliaran. Menurutnya, banyak sekali joki yang berasal dari internal kampus manfaatkan momen tersebut untuk mencari keuntungan.
Namun pada tahun ini, dirinya memastikan jika praktik praktis tersebut tidak akan berjalan dengan mulus. Bahkan jika ketahuan seorang mahasiswa melakukan joki, maka dirinya akan memberhentikan mahasiswa tersebut dari perguruan tinggi tersebut.
"Tahun lalu perjokian itu di dua tempat, Solo dan Makassar. Tahun ini harus kita tangkap kalau itu mahasiswa harus ditangkap dan diberhentikan dari perguruan tingginya," jelasnya.
Selain penindakan tegas tersebut, kepastian lebih baiknya proses seleksi SBMPTN tidak terlepas dari upaya pemerintah menerapkan selesai dengan sistem komputer (digital). Sistem tersebut lanjut Nasir, dirinya memastikan jika seleksi tersebut lebih ketat.
"Kalau online itu kan enggak mungkin karena screening-nya sudah sangat kuat sekali. Karena enggak mungkin ada soal bocor. Jadi saya kira masa security-nya jadi saya berharap tahun ini lebih baik lagi dari tahun lalu. Perjokian pun ditangkap," jelasnya.
<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxNi8wNS8zMS8yMi83NTgxMC8zLw==" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>