Pembiayaan penyelenggaraan SBMPTN itu, dibebankan kepada peserta seleksi dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Peserta SBMPTN dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dan mempunyai prestasi akademik tinggi dapat mengajukan dana bantuan biaya pendidikan Bidik Misi.
Pelaksanaan SBMPTN tahun 2018 terdiri atas UTBC dan UTBK yang dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2016, 2017 dan 2018 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat serta lulusan Paket C tahun 2016, 2017 dan 2018.
Pada tahun ini Panitia Pusat akan melakukan peningkatan layanan peserta UTBK. Ujian tulis yang terdiri atas UTBC dan UTBK menggunakan soal-soal ujian yang dirancang sesuai kaidah akademik pengembangan tes.
"Ujian tulis SBMPTN dirancang untuk mengukur kemampuan dasar yang dapat memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi, yakni kemampuan penalaran tingkat tinggi (higher order thinking), yang meliputi potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang sains dan teknologi (saintek), serta bidang sosial dan humaniora (soshum)," kata juru bicara Unimed itu.
(Susi Fatimah)