Nadia, Anak Satpam yang Sukses Berkuliah di IPB

Pernita Hestin Untari, Jurnalis
Senin 09 April 2018 10:10 WIB
Foto: Dok IPB
Share :

JAKARTA - Bermimpi bisa menjadi milik semua orang tersirat dari quote Terri Guillemets, Antologis dan Penulis dari Phoenix, Arizona: Bermimpi itu gratis, maka bebaskanlah impianmu.

Seperti Nadia Nur Ramadhani yang membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak mengahalagi mimpi-mimpinya. Nadia merupakan anak seorang satpam atau security dan ibunya hanya lulusan SD dan menjadi Ibu Rumah Tangga (IRT). Nadia sekeluarga tinggal mengontrak di daerah kawasan padat penduduk di Jakarta Timur. Hal itu lantas tidak menciutkan impiannya untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, yaitu bangku kuliah.

Tercatat pada tahun 2017 lalu, ia menjadi mahasiswi Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor (SKPM FEMA IPB).

Persaingan dalam memasuki dunia perkuliahan bukanlah hal yang mudah. Berbagai kendala banyak dihadapi calon-calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studinya di perguruan tinggi. Apalagi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), yang tentunya memiliki persaingan yang lebih ketat. Dan menjadi mahasiswa IPB, salah satu kampus ternama di Indonesia membuat mimpi Nadia menjadi kenyataan.

Dilansir dari laman IPB, Senin (9/12/2018), tidak hanya berhasil masuk PTN ternama, mahasiswa yang meraih beasiswa Bidik Misi ini juga mampu meluncurkan karya pada Lomba Kisah Inspiratif dalam rangkaian acara Gebyar Mahasiswa Bidik Misi Nusantara (GEMBIRA) 2018 yang digelar di Bangka Belitung pada 5-9 Maret 2018 lalu.

Karya yang berhasil meraih juara Top Five ini berjudul “Berawal dari Mimpi, Anak Security Masuk ke Perguruan Tinggi.”

Nadia bercerita, walaupun tinggal di kota metropolitan, Jakarta dengan keterbatasan ekonomi namun ia memiliki ayah dan ibu yang luar biasa selalu men-support pendidikanya. Hingga ia kini bisa berkuliah dan nantiya menjadi sarjana pertama dalam keluarga, bahkan di keluarga besar.

“Sebab saudara-saudaraku belum pernah ada yang mencicipi bangku perkuliahan,” papar Nadia.

Terakhir ia juga menuturkan bahwa ia sangat bersyukur, dengan adanya beasiswa Bidik Misi, karena sangat membantu calon mahasiswa untuk kuliah di perguruan tinggi.

“Saya mencoba mendaftar dan melewati banyak tahap untuk bisa menjadi penerima beasiswa istimewa ini. Ke depannya, saya berharap banyak mahasiswa yang berkarya dan berprestasi, terlebih lagi para penerima beasiswa Bidik Misi,” tutup Nadia.

(Susi Fatimah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya