Diketahui satu calon mahasiswa baru ditangkap saat mengikuti ujian SBMPTN 2016 di Unhas, Selasa (31/5). Peserta yang ditangkap adalah seorang perempuan saat mengikuti ujian di fakultas MIPA Unhas.
Perempuan itu mengaku membayar uang muka Rp50 juta dan akan diberi kunci jawaban melalui SMS. Jika lulus maka harus menambah Rp200 juta kepada para pejoki itu.
Rochmat mengungkapkan, Unhas juga akan diberikan teguran oleh panitia sebagai tanda panitia tidak ingin membiarkan kasus ini terulang di kampus lain. Teguran juga akan diberikan kepada salah satu kampus di Semarang yang membuka seleksi mandiri padahal ujian SBMPTN 2016 belum selesai.
"Kami akan beri peringatan untuk menjadi perhatian lainnya. Karena jika tidak diingatkan akan berimbas ke perguruan tinggi yang lain. Sebab kasus ini multiplier effect sehingga Unhas akan kami tegur," tegasnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)