Data Panlok Jakarta mencatat, ada 56.613 peserta SBMPTN 2016 yang terdiri atas 22.946 peserta ujian Saintek (terjadi peningkatan dibandingkan tahun 2015 peserta berjumlah 21.526 orang); 29.269 peserta ujian Soshum (tahun 2015: 27.694 peserta) dan 4,366 peserta ujian Campuran (tahun 2015: 5.008 peserta). Pada tahun ini, terdapat 11 peserta ujian SBMPTN 2016 yang menyandang disabilitas yang melaksanakan ujian di Gedung Dewi Sartika kampus UNJ.
Lokasi ujian SBMPTN 2016 Panlok Jakarta bertempat di 85 sekolah dan sembilan perguruan tinggi yang tersebar di wilayah Jakarta maupun Depok. Ujian tulis SBMPTN 2016 mengujiankan Tes Kemampuan Dasar Saintek (TKD Saintek), dilanjutkan dengan Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Soshum (TKD Soshum).
Bagi peserta SBMPTN 2016 yang memilih program studi ilmu seni dan keolahragaan akan mengikuti ujian keterampilan yang diselenggarakan pada 1 dan atau 2 Juni 2016. Pengumuman hasil SBMPTN 2016 dijadwalkan pada 28 Juni 2016.
SBMPTN merupakan pola seleksi yang dilaksanakan secara bersama oleh seluruh PTN satu sistem yang terpadu dan diselenggarakan secara serentak melalui ujian tertulis. Peserta SBMPTN 2016 dapat memilih sebanyak-banyaknya tiga program studi. Jika peserta hanya memilih satu prodi, peserta dapat memilih PTN di mana pun. Namun jika peserta memilih dua atau tiga prodi, salah satu pilihan prodi harus di PTN yang berada dalam satu wilayah dengan tempat peserta mengikuti ujian tertulis.
(Rifa Nadia Nurfuadah)