DEPOK - Persaingan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) begitu ketat. Peserta SBMPTN tak hanya para lulusan SMA sederajat tahun ini, namun juga para pelajar yang gagal pada tahun sebelumnya, mereka mencoba lagi peruntungan tahun ini. Bahkan ada mahasiswa yang sudah mendapatkan tiket masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) tahun lalu, kali ini kembali ikut bersaing.
Salah satunya mahasiswi semester 2 ilmu komunikasi Universitas Padjajaran, Fidya Nadhifa. Perempuan asal Depok ini tidak puas belum mendapatkan tiket masuk Universitas Indonesia (UI). Obsesinya, meraih kursi di ilmu komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UI.
"Saya maunya masuk UI, dekat dari rumah. Kalau di Unpad kan harus ngekos. Tapi ini sih coba - coba saja untung-untungan," ungkap alumni Sekolah Nurul Fikri Depok ini di Fakultas Psikologi UI, Selasa (31/5/2016).
Fidya mengakui bahwa persaingan ilmu komunikasi UI begitu ketat lantaran menjadi jurusan favorit. Kali ini ia pun mengambil jurusan ilmu komunikasi, fiskal, dan kesejahteraan sosial. "Iya memang favorit, makanya tahun lalu saya juga enggak lolos, keterimanya di Unpad," katanya.
Perempuan yang bercita - cita menjadi humas ini juga kangen rumah ketika merantau menjadi mahasiswa ke Bandung. Ia berharap dapat lolos tahun ini dan kembali ke Depok. "Selalu senang tiap Jumat karena akan pulang ke rumah. Mudah-mudahan kali ini lolos, biasanya matematika dasarnya yang sulit," katanya.
(Muhammad Saifullah )