Selain lebih praktis, Ketua panitia SBMPTN 2016, Rochmat Wahab menilai, ujian CBT minin kesalahan, terutama dalam pengisian jawaban. Pada ujian tertulis atau paper based test (PBT), para peserta harus membulatkan jawaban dengan cara menghitamkan. Jika terjadi kesalahan, jawaban tidak dapat dideteksi oleh scanner.
"Kalau salah mengisi identitas sudah tidak terbaca, padahal peserta banyak tidak mungkin dilihat satu-satu. Akhirnya terlewati lah. Tetapi dengan SBMPTN 2016 CBT pasti masuk karena sekali klik saja, tak perlu khawatir salah pengisian LJK. Mengerjakan jadi hemat waktu, begitu juga dalam memeriksanya," tukasnya. (ira)
Ikuti try out online SBMPTN 2016 Okezone di laman: tryout.okezone.com pada 25 April-10 Mei. Ada hadiah menarik bagi peserta dengan nilai tertinggi, lho!
(Rifa Nadia Nurfuadah)