JAKARTA - Tiga puluh perguruan tinggi negeri (PTN) melayani Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) berbasis komputer atau computer based test (CBT). Sebelumnya, panitia SBMPTN 2016 telah melakukan identifikasi terkait kampus-kampus yang layak dan siap menjalani SBMPTN CBT yang baru pertama kali ini dilakukan.
Kampus-kampus tersebut tersebar di 23 kota dan 19 provinsi. Adapun beberapa PTN yang termasuk dalam 30 penyelenggara SBMPTN CBT di antaranya Universitas Syiah Kuala, Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Padjadjaran, Universitas Gadjah Mada, Universitas Dipenogoro, Universitas Brawijaya, Universitas Udayana, Universitas hasanuddin, Universitas Sam Ratulangi, dan Universitas Pattimura.
Ketua Panitia SBMPTN 2016, Rochmat Wahab menyebut, kuota untuk SBMPTN CBT sendiri adalah 2.500 peserta. Siapa yang paling cepat mendaftar, mereka berkesempatan melaksanakan ujian secara CBT di pilihan tempat ujian masing-masing.
Pantia SBMPTN, ucap Rochmat, membagi PTN menjadi empat kelompok, yakni wilayah I, II, III, dan IV. Para peserta yang memilih satu prodi dapat memilih PTN di mana pun. Namun, bagi yang memilih lebih dari dua prodi, salah satu pilihan prodi harus di PTN yang berada dalam satu wilayah dengan tempat peserta mengikuti ujian.
"Wilayah I, PTN di seluruh Sumatera, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Total 33 kampus. Wilayah II PTN di seluruh Yogyakarta dan Jawa Tengah, yakni ada 10 PTN," paparnya.
Lebih lanjut, Retor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu menambahkan, wilayah III terdiri dari PTN di Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, dan Kalimantan kecuali Kalbar sebanyak 20 PTN. Sementara wilayah IV merupakan PTN di seluruh Sulawesi, Maluku, Papua, dan Papua Barat dengan total 15 PTN. (ira)
(Rifa Nadia Nurfuadah)