DEMAK - Perang melawan peredaran narkoba tak hanya dilakukan polisi dan aparat penegak hukum. Kalangan akademis pun ambil bagian dengan memberi sanksi tegas kepada pelajar yang terbukti terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.
"Jika ada siswa yang terlibat penggunaan narkoba atau terlibat dalam jaringannya, tanpa teding aling-aling akan saya keluarkan dari sekolah ini," tegas Kepala SMKN 1 Sayung, Gigis Muhammad Afnan, saat sosialisasi antinarkoba bagi pelajar, Kamis (14/4/2016).
Pria yang menguasai tiga bahasa itu menyampaikan, sosialisasi yang digelar bersama Polsek Sayung itu diharapkan dapat menekan peredaran narkoba di kalangan pelajar. Dia juga berpesan, pelajar harus pandai-pandai memilih teman agar tak terjerumus dalam pergaulan yang salah.
"Semoga tercipta generasi sehat bebas narkoba terutama di SMK 1 Sayung. Hati-hati dalam bergaul dan memilih teman. Kita harus waspada, perhatikan aktivitas teman bergaul kita agar tidak tersangkut narkoba," tukas Gigis.
Sosialisasi tentang bahaya narkoba yang diikuti ratusan pelajar itu, merupakan rangkaian kegiatan Kepolisian dalam rangka Operasi Bersinar (Berantas Sindikat Narkoba) 2016. Polisi menyampaikan materi bahaya narkoba dan upaya-upaya pencegahan berkembangnya pengguna narkoba di kalangan remaja.
(Rifa Nadia Nurfuadah)