Pelajar Diharamkan Masuk Sindikat Narkoba

Taufik Budi, Jurnalis
Kamis 14 April 2016 18:59 WIB
Sosialisasi bahaya narkoba di kalangan pelajar. (Foto: Taufik Budi/Okezone)
Share :

DEMAK - Peredaran narkoba tak hanya menyasar masyarakat kelas atas, tetapi juga pelajar. Untuk itu, polisi masuk ke sekolah-sekolah guna menyosialisasikan bahaya barang haram tersebut apalagi masuk dalam jaringan sindikat perdagangan narkoba.

"Berhati-hatilah dalam bergaul dan memilih teman, kita harus selalu waspada serta perhatikan aktivitas teman bergaul kita agar tidak tersangkut narkoba," kata Kapolsek Sayung, AKP Budi Rahmadi, saat sosialisasi antinarkoba di SMKN 1 Sayung, Demak, Jawa Tengah, Kamis (14/4/2016).

Dia juga mengatakan, kebanyakan pelajar memiliki sifat ingin mencoba hal baru. Namun, kata dia, hal-hal baru yang ingin dicoba hendaknya lebih ditekankan pada ilmu pengetahuan dan riset ilmiah. Pelajar tak perlu bersentuhan dengan apalagi mencoba-coba narkoba.

"Jangan rusak masa depan kalian dengan mengkonsumsi narkoba. Apa pun bentuk bujuk rayu narkoba harus dijauhi. Saya bangga dengan anak SMK. Mari kita tolak narkoba di mana pun berada," tukasnya.

Sosialisasi tentang bahaya narkoba yang diikuti ratusan pelajar itu, merupakan rangkaian kegiatan Kepolisian dalam rangka Operasi Bersinar (Berantas Sindikat Narkoba) 2016. Polisi menyampaikan materi bahaya narkoba dan upaya-upaya pencegahan berkembangnya pengguna narkoba di kalangan remaja.

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Edukasi lainnya