Selain itu, kesiapan psikologis siswa juga sangat penting dalam pelaksanaan UNBK. Pasalnya, bukan tidak mungkin dalam pelaksanaannya terjadi berbagai gangguan yang bisa menyebabkan konsentrasi terganggu.
"Satu contoh misalnya saat UN berlangsung terjadi listrik padam atau error di jaringannya. Itu kan bisa berdampak kepada psikologis siswa jika persiapan mentalnya kurang. Makanya semuanya harus diantisipasi dengan baik," terangnya.
Tahun ini, lanjut Fatkhurrahman, jumlah siswa yang akan mengikuti UN baik melalui mekanisme online maupun manual sebanyak 20.141 orang. Terdiri 8.477 orang dari 58 lembaga SMK, 5.997 siswa dari 46 lembaga SMA, dan 5.667 siswa dari 77 lembaga MA.
Pihaknya berharap, pelaksaan UNBK tahun ini, baik yang menggunakan mekanisme online atau manual, bisa berjalan lancar.
"Mudah-mudahan tidak terjadi kendala. Saat ini semua sekolah yang menggelar UNBK sudah melakukan simulasi. Semoga bisa berjalan dengan baik," pungkasnya.
(Rifa Nadia Nurfuadah)