Menurutnya, sejatinya tujuan dari negara Indonesia adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan segala anak bangsa dalam hal ini memenuhi kebutuhan pendidikan mereka. Tapi hal ini tidak serta merta dilakukan pemerintah.
"Pemerintah saat ini kurang memiliki kepedulian terhadap anak putus sekolah," ujarnya.
Pengamat pendidikan anak nasional, Seto Mulyadi mengatakan, pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang memuja nawacita dan revolusi mental harus melakukan upaya memajukan pendidikan di Indonesia ketika negara ini sudah menginjak 70 tahun di hari kemerdekaan. Ketika anak-anak bersekolah untuk meraih mimpi mereka juga harus mendapatkan perlindungan baik dari pihak sekolah, masyarakat dan pemerintah.
"Saya kira apa yang pernah dicetuskan pemerintah seperti nawacita dan revolusi mental harus diterapkan di dunia pendidikan dengan adanya moto kerja, kerja dan kerja," ujar Kak Seto dikonfirmasi.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))