"Calon mahasiswa baru Unej juga menjalani tes kesehatan oleh tim Unej Medical Center dan pengambilan foto untuk kartu tanda mahasiswa, serta pengukuran jas almamater," katanya.
Sementara Pembantu Rektor I Unej, Zulfikar mengatakan, mahasiswa yang lolos SNMPTN tidak semuanya melakukan daftar ulang, sehingga mereka dinyatakan gugur dan bangku kosong tersebut akan diisi oleh calon mahasiswa yang lolos seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN).
"Hampir setiap tahun selalu ada mahasiswa yang tidak daftar ulang, padahal pihak Unej sudah memberika kelonggaran kepada peserta SNMPTN yang belum melakukan verifikasi daring dan final," tuturnya.
Ia menjelaskan, Unej menerima calon mahasiswa baru melalui tiga jalur yakni SNMPTN sebanyak 50 persen, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sebanyak 35 persen dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Besuki Raya atau jalur mandiri sebanyak 15 persen.
(Muhammad Sabarudin Rachmat (Okezone))