JAKARTA - Ada cerita unik ketika Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Klaten, Jawa Tengah. Kala itu, salah satu siswa SMA, AN, menolak saran orang nomor satu di Indonesia tersebut untuk menambah jam belajarnya.
Presiden Jokowi bertanya kepada AN, jam berapa biasanya dia belajar. AN menjawab bahwa dia belajar sejak lepas Maghrib hingga pukul 22.00 WIB setiap harinya. Karena dinilai waktu belajar AN kurang lama, Presiden Jokowi pun menyarankan agar AN menambah waktu berlajarnya hingga pukul 23.00 WIB.
Saran itu ditolak mentah-mentah oleh AN. "Kalau sampai lama begitu ya nanti saya bisa stres Pak," ujar AN.
Jawaban AN membuat Presiden Jokowi dan Mensos Khofifah Indar Parawansa terkejut. Namun pakar pendidikan Arief Rachman menilai, tingkah polos AN tidak perlu ditanggapi terlalu serius dan cukup ditegur dengan lembut.