JAKARTA – Sebanyak 10 inovator perempuan Indonesia akan menguji berbagai solusi di bidang kesehatan dan ketahanan iklim secara langsung di masyarakat selama 90 hari. Pengujian ini menjadi tahap penting untuk membuktikan efektivitas inovasi sekaligus membuka peluang pengembangannya ke pasar global.
Program tersebut merupakan bagian dari Innovation Sandbox yang digagas Bayer Foundation bersama Health Innovation Exchange (HIEx). Melalui program ini, para inovator akan menerapkan solusi yang mereka kembangkan di sejumlah komunitas, termasuk wilayah pesisir yang rentan banjir dan klinik pedesaan dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.
Direktur Program HIEx Sandbox, Patota Tambunan, mengatakan fase pengujian selama 90 hari menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa inovasi lokal yang dipimpin perempuan dapat menjawab persoalan kesehatan masyarakat dan dampak perubahan iklim.
"Periode sandbox 90 hari ini adalah jendela krusial untuk menunjukkan bagaimana solusi lokal yang dipimpin perempuan dapat mendorong ketahanan sistemik terhadap kerentanan iklim dan kesehatan," ujar Patota, Jumat (30/10/2026).
Selama proses tersebut, setiap inovasi akan diuji berdasarkan penerapannya di lapangan. Penilaian mencakup integrasi data secara langsung, kemudahan akses bagi masyarakat, serta analisis biaya dan manfaat bagi calon pengguna maupun pembeli dari sektor publik dan swasta.