DEPOK – Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia (FIA UI) menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Level Up! Upskilling dan Reskilling Pengangguran Menuju Dunia Kerja Jepang: Integrasi Japanese Management, Digital Financial Planning, dan Perencanaan Bisnis Pasca-Magang” di PT Aichi Training Center.
Kegiatan ini diikuti oleh 73 kenshūsei atau calon pemagang ke Jepang, serta hampir 50 guru dan karyawan PT Aichi Training Center. Melalui program ini, para peserta memperoleh pembekalan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi dunia kerja di Jepang sekaligus mempersiapkan keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan diri dan karier dalam jangka panjang.
Bekerja di Jepang tidak hanya membutuhkan keterampilan teknis dan kemampuan berbahasa. Para calon pemagang juga akan menghadapi lingkungan sosial, budaya, serta pola kerja yang berbeda.
Di tengah perkembangan teknologi digital, mereka juga perlu memiliki kesadaran mengenai keamanan data dan aktivitas digital, sekaligus mampu merencanakan kehidupan setelah menyelesaikan program pemagangan.
Pembekalan diawali oleh Dr. Muhammad Ramaditya, B.B.A., M.Sc. yang membawakan materi mengenai adaptasi lintas budaya dan kesiapan bekerja di Jepang. Para kenshūsei diajak memahami pentingnya kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru, termasuk mengenali nilai, kebiasaan, pola komunikasi, dan dinamika kehidupan yang mungkin mereka hadapi selama tinggal dan bekerja di Jepang.
Kesiapan tersebut kemudian diperkuat melalui perspektif digital. Dr. Muhammad Yopan, S.T., M.A.B. memberikan pembekalan mengenai cybersecurity bagi calon pemagang, terutama berkaitan dengan keamanan data pribadi, akun digital, dan transaksi keuangan.
Materi ini menjadi penting mengingat para kenshūsei nantinya akan banyak menggunakan berbagai layanan digital selama berada di luar negeri. Peserta diajak untuk lebih waspada dalam melindungi informasi pribadi, menjaga keamanan akun, serta memahami risiko yang dapat muncul dalam aktivitas dan transaksi digital.
Selanjutnya, Donny Oktavian Syah, Ph.D. membawakan materi mengenai Perencanaan Bisnis Pasca-Magang. Melalui sesi ini, peserta diajak untuk mulai memikirkan rencana jangka panjang setelah menyelesaikan program pemagangan di Jepang.
Pengalaman bekerja di luar negeri diharapkan tidak berhenti sebagai pengalaman kerja semata, tetapi dapat menjadi modal untuk membangun kemandirian ekonomi setelah kembali ke Indonesia.
Para kenshūsei didorong untuk memanfaatkan berbagai hal yang diperoleh selama menjalani pemagangan, baik berupa pengetahuan, keterampilan, pengalaman, jejaring, maupun modal finansial, sebagai bekal untuk mengembangkan karier ataupun merintis usaha.
Dengan demikian, program pemagangan dapat menjadi bagian dari proses membangun masa depan yang lebih terencana dan berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme para kenshūsei, guru, dan karyawan PT Aichi Training Center. Peserta memperoleh kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan kepada para narasumber mengenai berbagai tantangan yang mungkin mereka hadapi, baik selama bekerja di Jepang maupun setelah kembali ke Indonesia. Kegiatan juga dilengkapi dengan pre-test dan post-test sebagai bagian dari upaya melihat perkembangan pemahaman peserta setelah mengikuti pembekalan.
Kehadiran hampir 50 guru dan karyawan PT Aichi Training Center turut memperkuat pelaksanaan program. Keterlibatan para pendamping diharapkan dapat mendukung keberlanjutan proses pembinaan para kenshūsei sehingga berbagai wawasan yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat terus diperkuat dalam proses persiapan mereka menuju Jepang.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup oleh Febry Ananda Perdiansyah selaku Staff Pendidikan PT Aichi Training Center. Penutupan tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pembekalan yang mempertemukan perspektif akademik FIA UI dengan kebutuhan nyata para calon pemagang dalam mempersiapkan diri menghadapi lingkungan kerja global.
Melalui program “Level Up!”, FIA UI berharap para kenshūsei memiliki kesiapan yang lebih komprehensif untuk menjalani program pemagangan di Jepang. Kesiapan tersebut tidak hanya terkait dengan kemampuan untuk bekerja dan beradaptasi di negara tujuan, tetapi juga mencakup literasi digital, kemampuan melindungi diri di ruang digital, serta perencanaan karier dan kemandirian ekonomi setelah program pemagangan berakhir.
Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen FIA UI dalam menghadirkan pengabdian kepada masyarakat yang relevan, kolaboratif, dan berdampak, dengan menghubungkan keilmuan perguruan tinggi dengan kebutuhan masyarakat serta mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia dalam menghadapi dunia kerja global.
(Khafid Mardiyansyah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik