Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Momen Mahasiswa KKN UNUSIA Dorong Warga Desa Melek Digitalisasi

Khafid Mardiyansyah , Jurnalis-Sabtu, 03 Oktober 2026 |23:03 WIB
Momen Mahasiswa KKN UNUSIA Dorong Warga Desa Melek Digitalisasi
KKN UNUSIA
A
A
A

BOGOR — Sejumlah mahasiswa KKN Wigata Dharma Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) membuat dan meluncurkan website Desa Warungmenteng, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Website tersebut diperkenalkan pada Rabu (30/9/2026) sebagai bagian dari program KKN bertema “Digitalisasi Desa Warungmenteng”.

Pembuatan website menjadi salah satu kegiatan mahasiswa selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat. Melalui program tersebut, mahasiswa mencoba menerapkan kemampuan yang diperoleh di bangku kuliah untuk membantu desa mulai memanfaatkan media digital.

Website yang dibuat mahasiswa dapat digunakan untuk memuat informasi mengenai Desa Warungmenteng, termasuk kegiatan dan perkembangan desa. Kehadirannya juga menjadi salah satu upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital di lingkungan masyarakat desa.

Peluncuran website berlangsung di Aula Baitul Asmar, Warungmenteng, Cijeruk, dan dihadiri pemerintah desa, mahasiswa KKN, serta dosen pembimbing lapangan.

Ketua KKN Wigata Dharma Unusia, Fajry Maulana, mengatakan pembuatan website tersebut merupakan bagian dari program mahasiswa selama berada di Desa Warungmenteng.

“Kami berharap agar website Desa Warungmenteng ini bisa menjadi solusi bagi kebutuhan Pemerintah Desa Warungmenteng dan masyarakat,” ujar Fajry.

Sekretaris Desa Warungmenteng Agil Asmi Farisi mengatakan website tersebut dapat menjadi sarana penghubung antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Website desa ini diharapkan bisa menjadi jembatan antara pemerintah Desa Warungmenteng dengan masyarakat. Ini merupakan suatu inovasi dari mahasiswa KKN yang diharapkan bisa memudahkan segala urusan, baik dari pemerintah desa maupun masyarakat,” kata Agil.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan KKN Wigata Dharma Unusia Muhammad Afifi menilai pengelolaan website perlu dilanjutkan setelah mahasiswa menyelesaikan kegiatan KKN.

Ia berharap pemerintah desa dapat memberikan pelatihan atau bimbingan teknis agar pengelola desa memiliki kemampuan untuk memperbarui informasi di dalam website.

“Diharapkan pemerintah desa bisa mengadakan bimtek terkait website Desa Warungmenteng, dan semoga tahun depan diusahakan ada mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia yang KKN di sini lagi agar bisa mengembangkan website yang sudah dibangun,” ujar Afifi.

Bagi mahasiswa KKN, pembuatan website tersebut menjadi bagian dari pengalaman belajar di luar kampus. Selain menjalankan program pengabdian, mahasiswa berhadapan langsung dengan kebutuhan masyarakat dan mencoba menerjemahkannya ke dalam sebuah program yang dapat digunakan di tingkat desa.

Program digitalisasi tersebut juga menunjukkan bahwa kegiatan KKN tidak hanya berkaitan dengan aktivitas sosial di masyarakat, tetapi dapat menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.

Website yang telah dibuat selanjutnya diserahkan untuk dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Warungmenteng. Pengelolaan dan pengembangan website menjadi bagian berikutnya agar media digital tersebut tetap dapat digunakan setelah program KKN berakhir.
 

(Khafid Mardiyansyah)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement