JAKARTA - Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Lapangan Institut Tarumanagara (ITARU), Jakarta Selatan, Senin (17/8).
Dalam Upacara kali ini, LLDikti bekerjasama dengan 10 Kampus yakni: Institut Tarumanagara sebaga tuan rumah, Universitas Bhayangkara Jakarta Raya, Universitas Bina Sarana Informatika, Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya, Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara, Universitas Tarumanagara, Universitas Gunadarma, Universitas Media Nusantara Citra, Universitas Bakrie dan Politeknik Bentara Citra Bangsa.
Upacara diikuti sekitar 1.500 peserta yang terdiri atas pimpinan perguruan tinggi serta perwakilan mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta. Momentum tersebut menjadi ajang memperkuat semangat kebangsaan sekaligus meneguhkan komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang berdampak bagi masyarakat.
Dalam keterangannya, Pelaksana Tugas Sesjen Kemdiktisiantek Badri Munir Sukoco yang bertindak sebagai Pembina Upacara menekankan peran kolaboratif perguruan tinggi khususnya di wilayah Jakarta dalam memajukan Indonesia.
“Dengan adanya 33 perguruan tinggi swasta yang sudah unggul di Jakarta, bersama PTN yang ada, tentu ini jadi potensi besar untuk melahirkan technopreneur dengan inovasi dan karya yang bermanfaat, berbasis riset dan teknologi, untuk menjawab permasalahan yang ada di masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala LLDikti Wilayah III Henri Tambunan mengatakan, sebagai fasilitasi peningkatan mutu pendidikan tinggi, LLDikti Wilayah III terus membuka peluang kolaborasi antarperguruan tinggi, termasuk dengan mitra usaha dan industri.
“Hal ini tentu sejalan dengan semangat Diktisaintek Berdampak yang ingin meningkatkan relevansi antara perguruan tinggi dengan kondisi masyarakat,” imbuhnya.
LLDikti Wilayah III menghadirkan pimpinan perguruan tinggi bersama mahasiswa dalam barisan upacara sebagai simbol kolaborasi antargenerasi dan antarlembaga.
Setiap perguruan tinggi mengirimkan lima orang mahasiswa sebagai representasi generasi muda yang akan melanjutkan estafet pembangunan bangsa.
Kebersamaan tersebut mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi fondasi kemerdekaan sekaligus modal utama dalam membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin berkualitas, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Henri melanjutkan, bagi LLDikti Wilayah III, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum memperkuat tekad seluruh insan pendidikan tinggi untuk terus berkarya bagi negeri.
Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi langkah nyata implementasi tridharma melalui peningkatan mutu pendidikan, penguatan riset dan inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan bangsa.