Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pengguna Baru Terus Naik, Mahasiswa Diingatkan Jauhi Narkoba

Avirista Midaada , Jurnalis-Jum'at, 15 September 2023 |22:23 WIB
Pengguna Baru Terus Naik, Mahasiswa Diingatkan Jauhi Narkoba
Mahasiswa diingatkan untuk menjauhi narkoba (Foto: Freepik)
A
A
A

MALANG - Prevalensi jumlah pengguna baru narkoba terus bertambah. Generasi muda khususnya mahasiswa diingatkan untuk menjauhi narkoba.

Saat kuliah umum di depan mahasiswa, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan para mahasiswa baru (maba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tidak tergiur menggunakan narkoba. Menurutnya, angka pertumbuhan pengguna narkoba di Indonesia saat kian meningkat dari tahun ke tahun.

"Angkanya juga terus meningkat, makan kata kita ada 4,8 juta penduduk Indonesia yang terpapar narkoba. Ini menjadi tantangan kita, karena ini terus terjadi setiap hari," ucap Jenderal Listyo Sigit saat memberikan kuliah umum pada penutupan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) di Dome UMM, Jumat (15/9/2023).

Bahkan dari hasil pengungkapan kepolisian di seluruh jajaran di Indonesia, juga mengalami peningkatan. Listyo Sigit menyebut, sejak awal 2023 hingga Agustus 2023 kemarin sudah ada 37.607 pelaku ditangkap.

"Sebanyak 1.549 adalah mahasiswa. Jadi tolong jaga kampus kita lingkungan kita, agar jangan sampai yang namanya narkoba masuk," ucap Kapolri berusia 54 tahun ini.

Maka ia meminta para mahasiswa baru (Maba) dan mahasiswa yang telah menjalani perkuliahan untuk saling mengingatkan dan aktif memerangi narkoba. Pasalnya, beberapa kasus awalnya pengguna hanya coba-coba atau dibujuk temannya, namun lambat laun menjadi ketagihan sehingga memberikan dampak negatif.

"Karena privalinsinya terus meningkat dari 1,1 persen jadi 1,38 persen. Jadi tolong saling mengingatkan karena memang banyak yang tidak paham awalnya di pojok temannya coba-coba, karena masih muda akhirnya lama-lama jadi ketagihan," katanya.

Listyo menegaskan, penggunaan narkoba tidak memberikan manfaat ke depan bagi para mahasiswa generasi penerus bangsa. Justru yang ada masa depan menjadi suram.

"Dan pada saat ketagihan di situlah masa depan kita mulai suram, dan itu jangan sampai terjadi terhadap adik-adik di depan saya," kata dia.

 BACA JUGA:

Maka sebagai calon pemimpin di masa depan, Listyo menyebut sudah seharusnya mahasiswa itu bisa menguasai situasi global dan memetakan permasalahan serta perkembangan lingkungan strategis, dimana salah satunya penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

"Untuk menjadi seorang leadership yang menguasai situasi global tentu kita semua juga harus terus mengikuti perkembangan strategis," tuturnya.

(Marieska Harya Virdhani)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement