Share

Pengertian Cincin Api Pasifik yang Sering Membuat Wilayah Indonesia Terkena Gempa

Asthesia Dhea Cantika, MNC Portal · Jum'at 25 November 2022 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 25 624 2714812 pengertian-cincin-api-pasifik-yang-sering-membuat-wilayah-indonesia-terkena-gempa-9BznlZ8ugH.jpg Ilustrasi (Foto: Freepik)

JAKARTA- Pengertian Cincin Api Pasifik yang sering membuat wilayah Indonesia terkena gempa akan dibahas dalam artikel ini. Menjadi negara yang terletak di antara pertemuan 3 lempeng tektonik dunia, yakni lempeng Pasifik, lempeng Eurasia, dan lempeng Indo-Australia membuat Negara Kepulauan ini kerap dilanda bencana.

Yang terbaru adalah gempa bumi yang melanda Cianjur, Jawa Barat. Hingga kini wilayah tersebut masih terus mengalami gempa susulan.

Tak hanya itu, Indonesia termasuk dalam Cincin Api Pasifik, yang tidak lain merupakan gugusan gunung berapi di dunia. Sehingga banyak gunung berapi di Indonesia dan sekali terjadi gempa bumi, baik vulkanik maupun tektonik.

Lantas, apa pengertian Cincin Api Pasifik yang sering membuat wilayah Indonesia terkena gempa? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan okezone berikut ini.

Follow Berita Okezone di Google News

Cincin Api Pasifik merupakan jalur rangkaian gunung berapi aktif di sepanjang Samudra Pasifik dan menyebabkan wilayah yang berada di jalur ini sering mengalami gempa bumi.

Perlu diketahui, sebagian besar gunung berapi dan aktivitas gempa bumi terjadi di sepanjang jalur Cincin Api Pasifik yang dikenal sebagai Circum-Pacific Belt atau Sabuk Sirkum-Pasifik. Panjang jalur Cincin Api Pasifik ini sendiri mampu mencapai 40.000 Km dengan batas antara beberapa lempeng tektonik, termasuk di antaranya Lempeng Pasifik, Lempeng Juan de Fuca, Lempeng Cocos, Lempeng Indian-Australia, Lempeng Nazca, Amerika Utara dan Filipina.

Terdapat 450 gunung berapi, atau sebanyak 75 persen gunung berapi di Bumi berada dalam kawasan Cincin Api Pasifik. Sedangkan, 90 persen gempa bumi yang mengguncang bumi terjadi di sepanjang jalur Ring of Fire ini, termasuk peristiwa seismik paling dahsyat dan dramatis.

Banyaknya pergerakan lempeng tektonik menyebabkan ada banyak gunung berapi dan seringnya gempa bumi di wilayah ini. Bagaimana tidak, sebagian besar lempeng tektonik di daerah Cincin Api Pasifik ini saling tumpang tindih pada batas konvergen yang disebut zona subduksi.

Hal ini menyebabkan lempeng tektonik di Cincin Api Pasifik yang terletak di bawahnya dapat didorong ke bawah, atau disubdiduksikan oleh lempeng yang ada di atasnya. Secara ilmiah, saat batuan disubdiduksikan, maka batuan ini akan meleleh dan menjadi magma.

Melimpahnya magma yang berada di dekat permukaan bumi memunculkan kondisi siap bagi aktivitas vulkanik. Hanya saja ada pengecualian yang signifikan pada perbatasan Lempeng Pasifik dan Amerika Utara.

Bentangan Cincin Api Pasifik ini batas transformasi, dimana lempeng-lempeng tektonik Bumi bergerak menyamping dan melewati satu sama lain. Jenis batas ini akan menghasilkan gempa bumi dalam jumlah besar lantaran adanya ketegangan di kerak bumi yang menumpuk dan dilepaskan.

 (RIN)

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini