JAKARTA - Ketika hidup bermasyarakat, kita pasti sering menjumpai beberapa orang dengan karakter fisik dan ciri yang berbeda.
Begitu juga di kelas, setiap kelas biasanya diisi beberapa murid yang berbeda agama, karakter dan warna kulit.
Tetapi, perbedaan itu nyatanya tidak membuat gaduh satu sama lain. Apalagi anak-anak di dalam kelas mempunyai perbedaan yang beragam, tetapi bisa belajar bersama dengan nyaman.
Hal tersebut terjadi berkat melaksanakan pola hidup rukun serta saling menerima perbedaan.
Rakyat di Indonesia yang terdiri dari bermacam suku, agama dan budaya berbeda dipertemukan dengan semboyan negara yakni “Bhineka Tunggal Ika" yang artinya walau berbeda-beda tetap satu jua.
Apabila pola hidup rukun kelompok ataupun seorang dapat menjalin hubungan yang harmonis, menjadikan terbentuknya lingkungan yang tentram dan damai.