Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendorong Paperless Society untuk Kemajuan E-book di Indonesia

Adi Sekararum Destiani , Jurnalis-Selasa, 23 Agustus 2022 |07:10 WIB
Mendorong Paperless Society untuk Kemajuan E-book di Indonesia
Ilustrasi/Unsplash
A
A
A

JAKARTA - Perkembangan teknologi informasi saat ini sangat pesat terutama melalui media digital.

Untuk menemukan informasi terkini sangatlah mudah. Hanya melalui handphone sudah bisa kita lakukan untuk mengeksplorasi. Situasi saat ini era pandemi Covid-19 pun mendukung akan jejaknya digitalisasi.

Semua kalangan dituntut untuk bisa menggunakan dan memanfaatkan teknologi digital. Hal ini membuat setiap orang tidak dapat terlepas darinya.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyebutkan, kebutuhan kertas dunia saat ini mencapai 394 juta ton dan diperkirakan meningkat menjadi 490 juta ton pada 2020. Peneliti World Research Institute (WRI), Frances Seymour, menyebut jika sejak tahun 2000 hingga 2017 hampir 10 persen hutan mengalami fragmentasi dan degradasi atau ditebang.

Salah satu bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan yaitu memanfaatkan teknologi digital.

Dengan memanfaatkan penggunaaan teknologi digital kita dapat mengembangkan E-book. E-book juga dikenal dengan elektronik book atau buku elektronik.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement