Share

Di Hadapan Menteri Pendidikan Belanda, Nadiem Makarim Ungkap Alasan Penghapusan UN

Natalia Bulan, Okezone · Kamis 18 Agustus 2022 16:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 18 624 2650138 di-hadapan-menteri-pendidikan-belanda-nadiem-makarim-ungkap-alasan-penghapusan-un-BFY1e6JR2B.jpg Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda, Robert Dijkgraaf/Kemendikbudristek

JAKARTA - Tengah viral video TikTok yang memperlihatkan Mendikbudristek Nadiem Makarim tengah berbincang Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Ilmu Pengetahuan Kerajaan Belanda Robbert Dijkgraaf membahas tentang penghapusan Ujian Nasional (UN) di Indonesia.

Video berdurasi 1 menit 20 detik tersebut diunggah oleh akun @nadiem.makarim yang merupakan fanbase dari sang Mendikbudristek RI. Jumlah penonton bahkan sudah mencapai 150 ribu lebih.

"Kita tau, aktor utama di balik dihapusnya Ujian Nasional adalah Mas Menteri Nadiem. Tau nggak apa alasannya? Simak Mas Menteri Nadiem berbincang dengan Menteri Pendidikan Belanda megenai alasan mengapa Ujian Nasional dihapuskan," tulis akun TikTok @nadiem.makarim pada keterangan videonya.

Dalam video terlihat Nadiem Makarim mulai menjelaskan alasannya menghapus Ujian Nasional di Indonesia.

Menurut Nadiem Makariem, pihaknya menghapuskan atau menghentikan sistem Ujian Nasional semuanya adalah tentang fakta.

"Ini semua tentang menghapal fakta, dan seberapa banyak hapalan fakta yang dapat dijejalkan siswa dalam satu sesi ujian," ungkapnya.

"Itu sebabnya kami menghentikannya dan alih-alih fokus pada bakat inti, penalaran logis, numerasi, dan literasi. Bertanya kepada siswa tentang situasi dan apakah mereka memahami apa yang terjadi dalam situasi ini? Meminta mereka untuk memecahkan suatu masalah, dalam pertanyaan kontekstual yang nyata," tambahnya.

Ia menambahkan bahwa keterampilan-keterampilan yang ia sebutkan tadi itulah yang menurutnya benar-benar penting untuk diajarkan kepada siswa dan difokuskan pada sistem pendidikan.

Robbert Dijkgraaf kemudian melanjutkan obrolan mereka dengan menyampaikan pertanyaan, apakah menghapus sistem Ujian Nasional ini adalah kebijakan yang dibanggakan oleh Nadiem Makarim dan menjadi tiga besar kebijakannya.

"Saya akan mengatakan itu yang paling populer, tetapi mereka tidak mengalaminya, jadi mereka agak menyesalinya. Saya pikir, karena mahasiswa sudah di universitas pada saat itu, tetapi adik-adik mereka pasti sangat senang, bahwa itu (UN) tidak ada lagi," jawab Nadiem mengacu kepada pelajar-pelajar yang sudah menjadi mahasiswa.

Diketahui, Nadiem Makarim sudah resmi menghapus UN sejak tahun 2021. Pertimbangan penghapusan UN dan ujian kesetaraan 2021 ini terkait kondisi penyebaran Covid-19 yang semakin meningkat.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19 yang diteken oleh Nadiem Makarim pada 1 Februari 2021.

Peraturan ini berlaku bagi siswa yang duduk di kelas 6 SD/sederajat, kelas 9 SMP/sederajat dan kelas 12 SMA/sederajat.

Tentu saja penjelasan dari Nadiem Makarim ini pun mendapatkan banyak tanggapan dari para netizen.

"Ini menteri salut lah sama program MBKM yg ngebantuin banyak mahasiswa utk terjun ke dunia industri langsung" tulis akun Mohamad Muqiit Fatur.

"semoga Mendikbud mengganti UN mjd Ujian calon pekerja BG yg ingin bekerja&Ujian calon mahasiswa BG yg ingin kuliah.Aaamiin.YRA" tulis akun JATI PELEM.

"mantab intinya pendidikan harus terjangkau dan berkualitas trus yg penting lapangan kerja ada dan banyak shg mengurangi pengangguran" tulis akun beruang merah IDRU.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini