Share

Kegiatan Belajar Mengajar SDN Rekkerek IV Terganggu Sengketa Lahan, Sekolah Disegel Pemilik Tanah

Natalia Bulan, Okezone · Senin 25 Juli 2022 11:54 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 25 624 2635722 kegiatan-belajar-mengajar-sdn-rekkerek-iv-terganggu-sengketa-lahan-sekolah-disegel-pemilik-tanah-5jWcFj9qcA.jpg Pemilik lahan yang ditempati SDN Rekkerek IV, Pamekasan, Jawa Timur/Antara

PAMEKASAN - Kegiatan belajar mengajar (KBM) sebuah sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, terganggu karena sengketa lahan yang ditempati bangunan sekolah itu.

"KBM yang terganggu itu di SDN Rekkerek IV, Kecamatan Palengaan, Pamekasan," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Akhmad Zaini dikutip dari Antara, Senin (25/7/2022).

Kegiatan belajar mengajar di sekolah itu terganggu, setelah pemilik lahan bernama Zali menyegel sekolah itu pada 14 Juli 2022.

Zali beralasan hingga sekarang Pemkab Pamekasan belum memberikan ganti rugi atas tanah miliknya yang ditempati SDN Rekkerek IV tersebut.

Sebelumnya Zali menuturkan, kasus itu sebenarnya telah dikomunikasikan dengan Pemkab Pamekasan sejak 2004.

Kala itu, dirinya sempat menemui Bupati Pamekasan Kholilurrahman dan menjelaskan tentang kepemilikan lahan miliknya yang ditempati SDN Rekkerek IV.

Bupati selanjutnya menginstruksikan kepada aparat desa, agar dilakukan tukar guling dengan tanah kas desa.

"Lalu pada Tahun 2009 kami melakukan penandatanganan," katanya.

Namun, dalam perkembangan berikutnya, tanah kas desa yang ditukar dengan tanah milik Zali itu akhirnya diambil kembali oleh aparat desa setempat, karena ditempati lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD). Karena itu kemudian Zali menyegel pintu SDN Rekkerek IV tersebut.

Akibat aksi penyegelan ini, kegiatan belajar mengajar untuk sementara waktu terpaksa menumpang di salah satu rumah warga.

"Kami masih berupaya agar kegiatan belajar yang terganggu ini segera selesai dengan mengomunikasikan dengan para pihak, baik pemilik lahan, tokoh masyarakat dan anggota legislatif dari Kecamatan Proppo," kata Kepala Disdikbud Pemkab Pamekasan Akhmad Zaini.

Kasus lembaga pendidikan yang berdiri di atas lahan milik pribadi warga sebagaimana di SDN Rekkerek IV, Kecamatan Palengaan, itu merupakan sebagian dari lahan pendidikan bermasalah.

Menurut data Disdikbud Pemkab Pamekasan, lahan pendidikan yang masih atas nama milik pribadi di Pamekasan sebanyak 20 unit. Semuanya atas nama milik pribadi warga.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini