Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sekolah Rusak dan Harus Belajar di Masjid, Guru dan Siswa RA Nurul Azmi Gelar Aksi Protes

Adi Haryanto , Jurnalis-Jum'at, 10 Juni 2022 |18:47 WIB
Sekolah Rusak dan Harus Belajar di Masjid, Guru dan Siswa RA Nurul Azmi Gelar Aksi Protes
Aksi protes guru, orangtua, siswa RA Nurul Azmi/Adi Haryanto
A
A
A

BANDUNG BARAT - Guru, orangtua, dan siswa-siswi dari RA Nurul Azmi beserta warga menggeruduk kantor Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) siang hari ini.

Aksi tersebut adalah bentuk protes karena pemukiman dan sekolah mereka yang berlokasi di Kompleks Taman Bunga Cilame kerap kebanjiran ketika hujan turun akibat dari pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KJCB).

Tidak hanya itu, imbas dari proyek tersebut membuat akses ke sekolah rusak parah, area bermain anak rusak, dan bangunan sekolah retak-retak.

Sehingga demi keselamatan siswa kegiatan belajar harus dipindahkan ke masjid.

"Sebelum ada proyek KCIC sekolah gak pernah banjir. Sekarang sekolah kami selalu kebanjiran karena drainase yang ada di sekolah rusak karena tiang pancang kereta cepat," kata Kepala RA Nurul Azmi, Nining Yudianti (43) di Kantor Desa Cilame.

Menurutnya, sekolahnya berada di RT 07/23 yang merupakan muara semua air dari wilayah atas yang juga nanyak dibangun perumahan baru.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement