Share

Bingung Bikin Karya Tulis Ilmiah? Ini Tips dari Mahasiswa Unair

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Sabtu 12 Maret 2022 18:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 12 65 2560584 bingung-bikin-karya-tulis-ilmiah-ini-tips-dari-mahasiswa-unair-KPY65onuXS.jpg Ilustrasi penulisan karya tulis ilmiah (Foto: Freepik)

JAKARTA – Salah satu mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) Moch. Aqilah H memberikan tips dan informasi penting mengenai penulisan karya tulis ilmiah.

Mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi ini mengulas langkah-langkah pembuatan karya tulis ilmiah serta strategi penyusunan judul dengan menggunakan piramida terbalik pada Research Class yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Penalaran beberapa waktu lalu.

Aqil juga memberi contoh perbedaan antara tema dengan topik dari beberapa perlombaan yang kerap ditemukan. “Jadi, topik ini adalah pengerucutan dari tema. Contoh, temanya lingkungan, berarti topiknya dikerucutkan menjadi pelestarian flora kawasan,” katanya dikutip dari laman resmi Unair, Sabtu (12/3/2022).

Baca juga: Mahasiswa Unair Buat Aplikasi Cleriol, Kendalikan Krisis Iklim 

Peraih Best Poster LKTI bidang Kimia (REACTION) tingkat Nasional 2021 itu menambahkan ada kriteria penentuan topik yang tepat. “Dalam menentukan suatu topik, teman-teman memiliki empat dasar utama, yang pertama adalah sesuai dengan keilmuannya, lalu problematika harus dapat diselesaikan, mengandung pengetahuan dasar, serta memperhatikan proses pengumpulan data dan bermanfaat,” tuturnya.

Baca juga: Ingin Raih Magang dan Beasiswa IISMA dari Mahasiswa Fisip UNAIR, Ini Tipsnya

Selanjutnya, menurut Aqil, salah satu hal krusial dalam pembuatan karya tulis ilmiah adalah menyusun judul.

Ia menegaskan agar judul tidak ditulis lebih dari 20 kata. “Ini aku beri tips ya teman-teman, dalam membuat judul, usahakan tolong jangan lebih dari 20 kata,” ujarnya.

Berangkat dari judul, Aqil menguraikan langkah-langkah lebih lanjut dalam penyusunan BAB I pada karya tulis ilmiah. “Ibaratnya, ketika kita ingin masuk rumah, Bab I adalah pintunya. Bab I meliputi empat bagian utama, yaitu latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian,” paparnya. Dalam pembuatan latar belakang, sambungnya, diusahakan untuk dibuat menarik, sekreatif mungkin sehingga pembaca tertarik.

Menurut Aqil, rumusan masalah dan tujuan penelitian adalah rangkaian yang respirokal (timbal balik, -red). Sementara itu, manfaat penelitian dibagi menjadi dua, yakni manfaat secara teoritis dan praktis. “Teoritis itu lebih ke bagaimana penelitian tersebut memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, praktis itu lebih ke arah kontribusi implementasi ide kita bagi penyelesaian permasalahan,” terangnya.

Pada penutup, pemenang juara 3 LKTI bidang Fisika (MAFIADIPA) tingkat Nasional 2021 itu, memberi beberapa wejangan untuk peserta dalam mengikuti lomba karya tulis ilmiah nasional (LKTIN). “Yang pertama, the one and only, selalu berdoa kepada Tuhan dan meminta doa orang tua, lalu tidak takut gagal dan terus mencoba, tidak mudah puas dengan satu pencapaian, serta teliti, inovatif, dan kolaboratif,” tutupnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini