Share

UPN Veteran Gandeng Belarus Minsk State Linguistic University Dirikan Pusat Bahasa dan Budaya

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Kamis 20 Januari 2022 10:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 19 65 2534770 upn-veteran-gandeng-belarus-minsk-state-linguistic-university-dirikan-pusat-bahasa-dan-budaya-tuG3Pp9gXb.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA- Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta menggandeng Minsk State Linguistic University (MSLU) di Minsk, Belarus dalam meningkatan kualitas pendidikan dan perluasan kerja sama internasional lewat pertukaran budaya dan bahasa.

(Baca juga: 2 Dosen IPB Masuk Top 100 Ilmuwan Indonesia Bidang Bisnis dan Manajemen)

Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus, Jose Tavares, mengatakan, kolaborasi penting dalam pengembangan kapasitas dan kualitas para mahasiswa.

“Kerja sama ini diharapkan dapat membantu kedua perguruan tinggi untuk berbagi sumber daya dan keunggulan demi kemajuan bersama," ungkap Dubes Jose.

Dubes Jose menambahkan, melalui berbagai program kolaborasi dan pertukaran yang akan dikembangkan bersama, para mahasiswa kedua universitas akan memperoleh akses untuk memperluas perspektif global.

Rektor UPN Veteran Yogyakarta Mohamad Irhas Effendi menyatakan, kerja sama ini merupakan tindak lanjut kerja sama bidang pendidikan yang dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan Republik Belarus tentang Kerja Sama Pendidikan Tinggi yang ditandatangani pada 14 November 2018 lalu.

Dia menjelaskan, kerja sama dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program yang akan dilaksanakan oleh kedua universitas. Program-program yang akan dikembangkan, di antaranya adalah pertukaran mahasiswa dan dosen serta pengembangan dan promosi bahasa kedua negara.

“Program ini dikembangkan oleh UPN Veteran Yogyakarta dalam rangka mendukung program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka Kemendikbudristek," ujar Irhas.

Departemen Hubungan Internasional FISIP UPN Veteran Yogyakarta, dijelaskan Irhas, akan menjadi focal point pelaksanaan berbagai program kerja dan rencana aksi perjanjian kerja sama dengan MSLU, termasuk menjadi tuan rumah Pusat Bahasa dan Budaya Belarus di Indonesia.

Sementara itu, Rektor MSLU, Natalja Laptseva menyampaikan ungkapan kegembiraan atas kesepakatan yang berhasil diresmikan dan ditandatangani hari ini.

"Kerja sama MSLU dengan FISIP UPN Veteran Yogyakarta akan menjadi jembatan yang sangat baik bagi akademisi dan mahasiswa kedua universitas untuk meningkatkan kualitas dan jejaring internasional serta mengenal lebih dekat berbagai potensi Indonesia melalui kebudayaan serta pembelajaran Bahasa Indonesia," ujar Rektor Laptseva.

Menindaklanjuti pelaksanaan kerja sama, Rektor Laptseva menyampaikan komitmen universitas yang dipimpinnya melaksanakan berbagai rencana aksi, yaitu: memfasilitasi pendirian Pusat Bahasa dan Budaya Indonesia (Indonesian Language and Culture Center), pengajaran Bahasa Indonesia dan penyelenggaraan kegiatan Budaya Indonesia di MSLU, serta fasilitasi pengajaran Bahasa Rusia atau bahasa asing lainnya dan pertukaran budaya Belarus kepada mahasiswa UPN.

“Penandatanganan kerja sama dengan ruang lingkup kerja sama pendirian Pusat Bahasa dan Budaya Indonesia serta pendidikan merupakan pionir dan yang pertama dengan mitra universitas baik di Belarus maupun di kawasan Eropa Timur,” tutur Dubes Jose.

Pejabat diplomat Kedubes Belarus di Jakarta, Viktor Borisyonok yang mewakili Duta Besar Republik Belarus untuk RI, Valery Kolesnik menambahkan, kerja sama antara MSLU dan UPN “Veteran” Yogyakarta menunjukkan komitmen kuat dari kedua negara untuk meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan.

"Kerja sama MSLU dan UPN “Veteran” Yogyakarta akan semakin meningkatkan interaksi dan pemahaman people-to-people masyarakat kedua negara. “Kedubes Belarus berharap melalui payung kerja sama, kedua universitas dapat mengembangkan berbagai project kolaborasi bersama yang saling menguntungkan di masa mendatang,” ujar Borisyonok.

Keberhasilan kesepakatan ini tidak terlepas dari dukungan penuh KBRI Moskow. Sepanjang 2021, KBRI Moskow konsisten menindaklanjuti ragam potensi kolaborasi lewat berbagai pertemuan dengan kampus-kampus terbaik di Belarus untuk menjajaki pengembangan kerja sama dengan universitas-universitas di Indonesia, khususnya pendirian Pusat Bahasa dan Budaya Indonesia (Indonesian Language and Culture Center).

MSLU adalah universitas di Minsk, Belarus yang telah berdiri sejak tahun 1948 dan menyelenggarakan pengajaran bahasa asing dari 24 negara. MSLU memiliki kerja sama dengan dengan 30 negara.

Saat ini tercatat 700 mahasiswa asing menempuh pendidikan pada berbagai jenjang pendidikan di MSLU. Pembukaan dan operasionalisasi Pusat Budaya dan Bahasa Indonesia di MSLU diharapkan menjadi langkah awal dibukanya jurusan Bahasa Indonesia sebagai bahasa asing ke-25 yang diajarkan di MSLU.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini