Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ciptakan Alat Pendeteksi Banjir, Siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo Juara Lomba Inovasi Antarnegara

Yoyok Agusta , Jurnalis-Rabu, 03 November 2021 |19:04 WIB
Ciptakan Alat Pendeteksi Banjir, Siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo Juara Lomba Inovasi Antarnegara
Banjir. (Ilustrasi/Dok Okezone)
A
A
A

SIDOARJO - Lima siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo berhasil menemukan suatu alat pendeteksi dini cegah terjadinya banjir.

Mereka adalah Farhan Rahmansyah, Wahyu Widihansyah, Shalihat Azka Sabrina, Ezzedin Umbu Ahimsa, serta Bayu Widihansyah. Siswa kelas XII MIPA itu patut diapresiasi atas kerja kerasnya menciptakan alat yang dinamakan flood barrier.

Mereka menyabet 2 penghargaan sekaligus yakni gold medal dalam ajang Wice World Invention Competition and Exhibition 2021 kategori IT dan robotic yang berhasil sisihkan tim dari 28 negara. Mereka juga berhasil meraih SEGI College Special Awards.

Siswa SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Bayu Widihansyah, pada Selasa (2/11/2021) menjelaskan cara kerja alat tersebut.

Melalui temuannya ini, alat yang diciptakan para pelajar ini digadang-gadang akan mampu menjadi solusi atasi banjir yang terjadi di Indonesia.

Sistem kerja flood barrier yakni saat sensor yang dipasang di sungai mendeteksi ketinggian air melebihi batas, maka akan memerintahkan pompa elektrik memompa karet yang dipasang di tanggul sungai. Selanjutnya karet yang mengembang bisa menahan luapan air.

Baca Juga : BNPB Siapkan 6 Strategi Mitigasi Hadapi Potensi Bencana Hidrometeorologi Akibat La Nina

Sistem juga memberikan peringatan dini kepada warga sekitar agar siaga serta mengirimkan pesan melalui ponsel kepada pihak terkait seperti BPBD.

Tak sekadar mendeteksi dan memberikan early warning apabila terjadi luapan air di sungai, alat ini dilengkapi sensor PH. Dengan begitu, alat ini juga bisa mendeteksi apabila ada pencemaran air di sungai.

Ke depan agar melindungi hasil karya anak didiknya, pihak sekolah akan mematenkan hak paten karya siswa. Harapannya karya ini mampu diaplikasikan di pemerintah, jajaran terkait sebagai salah satu solusi mengatasi banjir.

Wakil Ketua Kesiswaan SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo, Moh Ernam menjelaskan, pihak sekolah juga akan berkoordinasi dengan pihak Universitas Muhammadyah Sidoarjo untuk menyempurnakan penemuan tersebut.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement