Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Alasan Jebolan Harvard Kennedy School Berbobot, Ini Bocoran Sri Mulyani

Tim Okezone , Jurnalis-Jum'at, 29 Oktober 2021 |19:11 WIB
Alasan Jebolan Harvard Kennedy School Berbobot, Ini Bocoran Sri Mulyani
Sri Mulyani. (Foto: Instagram)
A
A
A

JAKARTA - The Harvard Kennedy School dikenal memiliki jebolan yang berbobot. Salah satu sekolah kebijakan publik ini tidak hanya terbaik di Negeri Paman Sam, tetapi juga di dunia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyiratkan sebuah alasan mengapa jebolan Kennedy School berbobot. Dalam sebuah postingannya, Sri Mulyani mengungkapkan bahwa kampus yang dibangun pada 85 tahun yang lalu ini para mahasiswa belajar dari para pembuat kebijakan di Amerika Serikat, yaitu para bekas pejabat yang pernah terlibat dan membuat kebijakan-kebijakan penting.

“Sehingga mahasiswa mampu memahami teori dan prinsip kebijakan publik yang baik dan sekaligus praktek dan realita pembuatan kebijakan publik yang kompleks dan rumit dengan dimensi politik, hukum, sosial dan bahkan kepentingan yang sangat beragam," ujarnya dalam postingan Instagramnya, dikutip Sabtu (30/10/2021).

Sri Mulyani juga memposting sebuah foto-foto dirinya yang sedang tersenyum di depan gambar Presiden John F Kennedy. Foto itu terpajang di gerbang The Harvard Kennedy School (The John F Kennedy School of Government, or HKS), Cambridge Massachusetts, USA.

Baca juga: Makin Kompak! Ini Potret Sri Mulyani dan Retno Marsudi Ngeteh di Roma Jelang KTT G20

Berikut ini postingan Sri Mulyani selengkapnya:

Dua minggu lalu, foto di depan gambar Presiden John F Kennedy di gerbang The Harvard Kennedy School (The John F. Kennedy School of Government, or HKS) di Cambridge Massachusetts USA - salah satu sekolah public policy school terbaik di dunia, yang didirikan tahun 1936 dengan dana US$ 2 juta, hadiah dari Lucius Littauer (alumni Harvard). 

60 tahun kemudian- tahun 1996- saya teringat 25 tahun lalu-- di Universitas Indonesia -saya mendirikan sekolah pasca sarjana Magister Perencanaan dan Kebijakan Pembangunan (MPKP-UI), program sekolah untuk melatih mahasiswa dan para pembuat kebijakan memahami prinsip teknokrasi dan dasar-dasar kebijakan publik yang baik.

MPKP di didirikan dengan Bantuan Pemerintah (Bappenas - masa Menteri Ginandjar Kartasasmita) Rp 2 milyar untuk mendirikan gedung perkuliahan, perpustakaan dan laboratorium komputer di kampus UI Depok.

Di Harvard HKS - para mahasiswa belajar dari para pembuat kebijakan di Amerika Serikat - yaitu para bekas pejabat yang pernah terlibat dan membuat kebijakan-kebijakan penting. Sehingga mahasiswa mampu memahami teori dan prinsip kebijakan publik yang baik dan sekaligus praktek dan realita pembuatan kebijakan publik yang kompleks dan rumit dengan dimensi politik, hukum, sosial dan bahkan kepentingan yang sangat beragam. 

Meski 60 tahun lebih muda, saya berharap di MPKP UI dan kampus-kampus di berbagai perguruan tinggi di Indonesia - para mahasiswa juga memiliki kesempatan belajar dengan kualitas teori dan praktek kebijakan publik yang baik, sehingga Indonesia dapat terus dibangun maju secara rasional, sehat, terbuka, demokratis, dinamis, modern, inovatif dan akuntabel terhadap rakyat.

(Qur'anul Hidayat)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement