GRESIK – Dua pelajar SMA di Gresik menciptakan tas unik yang bisa menstrerilisasi bakteri dengan memadukan unsur teknologi dengan budaya batik khas Gresik. Tas berbahan kain bekas, yang memiliki manfaat untuk kesehatan, dan juga cocok dibawa travelling, hangout itu meraih penghargaan di lomba inovasi yang digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
BACA JUGA: Siswi SMK Ciptakan Alat Terapi Elektrik untuk Obati Nyeri Otot dan Pegal Linu
Tas unik itu adalah karya dari Aiko Vitranty dan Sarasifa Mashia, pelajar kelas XII di SMA Negeri 1 Gresik. Karya itu merah medali emas di lomba Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia 2021 yang digelar Kemendikbudristek.
Tas berbahan lain bekas dan alumunium foil itu tidak hanya modis untuk dibawa bepergian, tetapi juga berfungsi untuk sterilisasi bakteri.
Penampilan tas ini sepintas mirip tas pada umumnya, namun, dilengkapi kantung berbahan alumunium foil dan sinar ultraviolet. Ini berguna untuk melindungi makanan mau pun telepon genggam yang tersimpan di dalam tas.
BACA JUGA: Ini 15 SMA Terbaik di Jawa Timur Berdasarkan Nilai UTBK 2020
Aiko dan Sarasifa, pencipta tas unik ini mengatakan bahwa ide pembuatan tas berawal dari keinginan memproteksi diri dari bahaya Covid-19 akibat bersentuhan dengan orang lain.
Penambahan sinar ultraviolet, khususnya ultraviolet C (UV-C) akan mematikan kuman dan virus yang menempel pada benda yang tersimpan di dalam tas.
Menurut mereka, tas ini juga ramah lingkungan karena memanfaatkan kain bekas yang terdapat di sekitar lingkungan rumah.
Zaenuri, guru yang membimbing dalam pembuatan tas ultraviolet ini, mengungkapkan perlunya terus mendorong siswa untuk berkresasi dan mengembangkan potensi diri di tengah pembelajaran daring selama pandemi Covid-19.
Menurutnya, sering berkunjung ke rumah siswa untuk memberikan motivasi dan bimbingan agar lebih fokus dalam mengembangkan kreativitas adalah sesuatu yang perlu dilakukan.
Pasca meraih medali emas lomba inovasi dan kewirausahaan, pesanan tas ultraviolet ini terus meningkat karena kedua siswa memasarkan produknya melalui media sosial.
Jika tertarik memiliki tas unik buatan siswa SMA ini cukup merogoh kocek Rp100 ribu hingga Rp150 ribu, tergantung model yang diinginkan.
(Rahman Asmardika)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik