Asosiasi Mahasiswa Muslim Ciptakan Ikatan Budaya di AS

Mohammad Adrianto S, Okezone · Jum'at 17 September 2021 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 65 2472625 asosiasi-mahasiswa-muslim-ciptakan-ikatan-budaya-di-as-t4H7NydS1d.jpg foto: ist

JAKARTA - Waqas Idrees, seorang mahasiswa asal Pakistan yang sedang menempuh pendidikan Teknik Mesin di Amerika Serikat, berhasil menemukan pertemanan baru di Islamic Society of Boston Cultural Center (ISBCC) dan Muslim Students Association of the U.S. & Canada (MSA National).

(Baca juga: Cerita Haru Video Call Terakhir Korban Rimbun Air dengan Istri Tercinta)

Idrees mengungkapkan, bahwa dirinya merasa senang karena mendapatkan koneksi serta atmosfer baru yang lebih positif.

"Ini menyenangkan, karena mereka membantu saya untuk membuat perbedaan positif bagi orang-orang sekitar dan berteman dengan orang-orang dari berbagai belahan dunia," ujarnya dilansir Share America, Kamis (16/9/2021).

(Baca juga: Mahasiswa UNS Ciptakan Fruit Audio Aroma untuk Pembelajaran Disabilitas Netra)

Untuk diketahui, MSA National adalah organisasi yang mendukung pertumbuhan spiritual dan sosial dari siswa beragama Islam. Mereka juga menjaga keamanan siswa-siswa tersebut, sesederhana dalam melindungi mereka saat berangkat ke sekolah.

Idrees yang menjadi mahasiswa Northeastern University di Boston dan Massachusetts Institute of Technology di Cambridge, menceritakan pengalamannya menjadi volunteer dalam acara berbuka puasa yang diselenggarakan oleh ISBCC.

"Event ini terjadi di pusat mahasiswa, di depan sebuah permadani yang menggugah hati saya, yang memberi tahu kalau dari manapun saya berasal, apapun pilihan hidup saya, di sini, kita adalah satu," kata Idrees.

Selaras dengan Idrees, Maryam Noor juga menjalankan pendidikan di Amerika tahun 2019 di University of Wyoming mempelajari Hubungan Internasional. Maryam mengetahui keberadaan MSA di kampusnya, dan dengan cepat memutuskan untuk bergabung ke dalam organisasi tersebut.

"Itu merupakan pengalaman terbaik yang pernah saya rasakan. Saya mempelajari banyak hal mengenai budaya di Amerika," tutupnya.

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini