Modus Siswa Kenakan Pakaian Bebas, 2 Sekolah Diduga Gelar Belajar Tatap Muka

Erick Fahrizal, iNews · Rabu 04 Agustus 2021 13:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 65 2450706 modus-siswa-kenakan-pakaian-bebas-2-sekolah-diduga-gelar-belajar-tatap-muka-acDmBh0gy8.png Siswa yang diduga ikut belajar tatap muka (foto: ist)

BANDUNG - Dua sekolah di Kabupaten Bandung, Jawa Barat diduga menggelar kegiatan belajar tatap muka di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masayarakat (PPKM). Para siswa datang ke sekolah dengan menggunakan pakaian bebas, guna mengelabui Satgas Covid-19.

Sejumlah siswa SMK Pasundan 1 dan 2 Banjaran nampak datang ke lingkungan sekolah sendiri maupun bergerombol dengan mengenakan pakaian bebas. Sekolah diduga menggelar belajar tatap muka.

Baca juga: Sejumlah Sekolah di Ternate Berlakukan Belajar Tatap Muka di Tengah Pandemi

Padahal Kabupaten Bandung merupakan salah satu wilayah kategori level 4 PPKM, dan belum memperbolehkan kegiatan apapun yang menimbulkan kerumunan salah satunya kegiatan belajar mengajar tatap muka.

Baca juga: Tahun Ajaran Baru, Siswa Ini Cari Sinyal di Sungai untuk Belajar Daring

Mendapat laporan dari warga mengenai adanya hal tersebut, petugas kepolisian selaku Satgas Covid-19 Kecamatan Banjaran mendatangi sekolah tersebut untuk mencari kebenarannnya.

Dari pengakuan Kepala Sekolah SMK Pasundan 2 Banjaran, Pendi Ependi, kedatangan para siswa ini semata-mata hanya untuk mengambil modul, serta menerima pembekalan dari wali kelas masing-masing, untuk selanjutnya melaksanakan belajar secara daring.

Sementara Satgas Covid-19 yang datang ke lokasi langsung memberikan teguran, dan himbauan agar pihak sekolah tidak mengulangi hal serupa di tengah pelaksanaan PPKM terlebih kegiatan ini tidak dilaporkan ke tim gugus tugas.

Seperti di ketahui sebelumnya, Kabupaten Bandung sendiri masih berada di kategori level 4 PPKM karena terikat wilayah aglomerasi dengan Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat yang masih zona merah. Segala bentuk kegiatan yang bisa berpotensi menimbulkan kerumunan dilarang untuk digelar. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini