Pemkot Jakbar Kerahkan Guru di 42 Sekolah Bantu Nakes Vaksinasi Warga

Dimas Choirul, MNC Media · Rabu 04 Agustus 2021 11:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 04 65 2450643 pemkot-jakbar-kerahkan-guru-di-42-sekolah-bantu-nakes-vaksinasi-warga-cOK0hkmY7o.jfif Warga saat divaksin Covid-19 (foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat melibatkan guru di 42 sekolah untuk membantu tenaga kesehatan, dalam program vaksinasi massal. Puluhan sekolah tersebut ditetapkan sebagai sentra vaksin pelajar usia 12 sampai 17 tahun.

"Sebenarnya yang di data awal ada 42 sentra vaksin di empat kecamatan tapi tidak semua aktif secara serentak," kata Kepala Suku Dinas Pendidikan II Jakarta Barat, Subaedah saat dikonfirmasi.

Baca juga:  Kemenkes Beri Izin Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil

Menurut Subaedah, sentra vaksin tersebut tidak berjalan serentak lantaran petugas kesehatan datang ke setiap sekolah sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Guru-guru yang ada di sekolah itu membantu para nakes dalam hal pendataan peserta vaksin dan bidang lain yang bersifat administratif.

"Jadi tenaga admininya dibantu oleh guru. Jadi tenaga kesehatannya untuk vaksinasi karena yang bisa nyuntik kan mereka, guru kan enggak bisa nyuntik," jelas Subaedah.

 Baca juga: Vaksinasi Covid-19 untuk Pedagang Pasar Masih Minim

Subaedah juga memastikan para guru yang dimintai untuk bertugas itu juga menggunakan alat pelindung diri (APD) yang sudah ditentukan.

Sebelumnya, beberapa kecamatan di Jakarta Barat mulai menggandeng guru untuk membantu nakes dalam proses vaksinasi, salah satunya di Cengkareng.

Camat Cengkareng Ahmad Faqih menuturkan sebanyak 60 tenaga pengajar atau guru dilibatkan membantu proses administrasi vaksinasi warga sekitar.

"Kami berdayakan juga teman-teman dari guru yang selama ini belum belajar tatap muka. Kami berdayakan untuk bantu vaksinasi khususnya untuk proses administrasi," kata Faqih belum lama ini.

Faqih mengaku Kecamatan Cengkareng kekurangan tenaga medis untuk menangani program percepatan vaksinasi Covid-19 sehingga merekrut tenaga pendidik.

Sejauh ini, ada 60 guru yang sudah terlibat dalam proses vaksinasi di enam kelurahan wilayah Cengkareng. Para tenaga pendidik itu bertugas pada enam kelurahan dan menjaga posko vaksin mobile yang bergerak di setiap wilayah.

"Jadi satu kelurahan ada 10 guru kita berdayakan untuk membantu proses vaksinasi," tutur Faqih. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini