Teknik Proning Atasi Pasien Covid-19 Sesak Nafas, Ini Penjelasan Dokter RSA UGM

Priyo Setyawan, Koran SI · Selasa 13 Juli 2021 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 13 65 2440023 teknik-proning-atasi-pasien-covid-19-sesak-nafas-ini-penjelasan-dokter-rsa-ugm-c1sT0FpeLy.jpg foto: istimewa

SLEMAN - Pasien Covid-19 yang mengalami sesak nafas dan mengalami penurunan saturasi oksigen bisa diatasi dengan teknik proning (tengkurap). Hanya saja teknik ini merupakan pertolongan pertama atau sementara sebelum mendapatkan dukungan oksigen dan perawatan di rumah sakit.

“Posisi prone (tengkurap) bisa membantu menaikan saturasi oksigen dalam tubuh. Namun, kita tetap harus memperhatikan berapa target oksigen minimal pasien. Meskipun prone bisa membantu menaikan sturasi, tetapi jika masih terlalu jauh dari target saturasi minimal, maka tetap membutuhkan tambahan oksigen,” kata dokter spesialis paru Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM, Astari Parnindya Sari dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/7/2021).

Baca juga:  Menkes : Hibah 500 Ribu Vaksin Sinopharm Tak Dijual, tapi untuk Difabel

Astari menjelaskan, posisi prone dianjurkan untuk memaksimalkan fungsi paru bagian belakang atau yang berada pada bagian punggung. Pasalnya, saat tidur dalam posisi terlentang fungsi paru di bagian punggung cenderung kurang bekerja secara maksimal. Dengan melakukan posisi prone diharapkan dapat memudahkan daerah paru di belakang mengambil oksigen sehingga dapat meningkatkan suplai oksigen dalam tubuh.

“Dengan posisi tengkurap bisa membuka area-area paru di belakang yang luasannya lebih besar dibanding bagian depan sehingga memudahkan dalam mengambil oksigen dan menaikan saturasi,” tuturnya.

 Baca juga: Survey P2G : Mayoritas Orangtua Setuju Vaksinasi Anak

Astari menambahkan, ada tiga posisi yang bisa dilakukan. Pertama, posisi tengkurap dengan meletakkan bantal di area leher, panggul, serta kaki. Kedua, tidur menyamping dengan meletakkan bantal di kepala, pinggang, dan kaki. Ketiga, tidur bersandar pada tumpukan bantal. Masing-masing posisi dilakukan selama 30 menit.

“Kendati bisa membantu pasien sesak nafas, posisi proning tidak disarankan untuk beberapa orang. Beberapa diantaranya adalah wanita hamil, pasien dengan trombosis vena, pasien dengan gangguan jantung, serta patah tulang panggul,” jelasnya.

(rhs)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini