Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Covid-19 Masih Mewabah, SD Muhammadiyah 5 Jakarta Gelar MPLS secara Daring

Komaruddin Bagja , Jurnalis-Senin, 12 Juli 2021 |10:30 WIB
Covid-19 Masih Mewabah, SD Muhammadiyah 5 Jakarta Gelar MPLS secara Daring
SD Muhammadiyah 5 Jakarta gelar MPLS secara daring (foto: MNC Portal/Bagja)
A
A
A

JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 dan juga PPKM Darurat, pemerintah pusat belum mengizinkan diberlakukannya sekolah tatap muka. Meskipun begitu, Tahun Ajaran baru 2021/2022 juga telah dimulai.

Guna memberikan pemahaman terhadap peserta didik baru, SD Muhammadiyah 5 Jakarta menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Baca juga: Zona Oranye Covid-19, PTM di 6 Kelurahan Kota Banjarmasin Ditunda

Kepala SD Muhammadiyah 5 Jakarta, Ali Yusuf Syakir mengatakan, tema dalam MPLS kali ini yaitu, "A Week's Adventure to Achievemen School".

"MPLS adalah hari yang sangat berkesan bagi siswa/i yang baru memasuki jenjang sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Karena pada hari MPLS para siswa mendapatkan pengalaman baru, teman baru, bapak ibu guru baru serta tentunya lingkungan baru. Begitupula SD Muhammadiyah 5 Jakarta, biasanya hari pertama masuk sekolah dikemas sangat menyenangkan," kata Ali kepada wartawan, Senin (12/7/2021).

Baca juga: PPKM Darurat, Wagub DKI Pastikan Sekolah Tatap Muka Belum Diterapkan

Ia menambahkan, kegiatan MPLS terpusat Lapangan Sekolah dan Aula. Dari sambutan Kepala Sekolah, perkenalan para guru, bernyanyi bersama hingga berkeliling lingkungan sekolah. Para siswa cukup antusi mengikuti semua kegiatan.

"Sayang tahun ini masih dalam masa Pandemi Covid 19. Sehingga kegiatan MPLS yang biasanya dilakukan di sekolah kini dilakukan secara daring. Namun MPLS daring SD Muhammadiyah 5 dikemas dengan sangat menarik. Dengan tema: A Week's Adventure to Achievemen School", sekolah mengajak siswa bertualangan untuk mengenal lingkungan sekolah," tambahnya.

Dari mulai berpetualang tentang fasilitas sekolah, kegiatan sekolah hingga menyaksikan dongen petualangan. Sehingga para siswa baru yang berjumlah 104 siswa, tetap merasa berada disekolah meskipun mengikutinya secara daring.

Sajian acara ini juga dilakukan dengan memenuhi standar protokol kesehatan yang ketat.

"Karena dilakukan di studio sekolah. Para pengisi acara pun terbatas. Dengan diawali dengan periksa suhu badan dengan Thermo gun, mencuci tangan dengan sabun dan ruangan yang sudah dibersihkan dengan disinfektan. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar," tutup Ali.

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement