JAKARTA - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) SBMPTN 2019 untuk gelombang pertama usai berlangsung pada 13 April-5 Mei 2019. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menilai penyelenggaraan UTBK gelombang pertama telah berjalan dengan lancar dan baik.
"Dipastikan semua peserta UTBK Gelombang I yang mengalami masalah seperti listrik padam dan banjir seperti di Bengkulu sudah terlayani mengikuti ujian," ujar Ketua LTMPT Ravik Karsidi dalam keterangan tertulis, Jakarta, Rabu (8/5/2019).
Baca Juga: Satu Peserta Berkebutuhan Khusus Ikuti UTBK di UNS
Menurutnya, pelaksanaan UTBK bagi peserta disabilitas tunanetra juga sudah dapat dilaksanakan dengan metode screen reader yang diadopsi oleh Tim LTMPT. Pada UTBK gelombang pertama peserta tunanetra ada sebanyak 38 peserta dan tes berlangsung 4 Mei 2019.
"Catatan yang menonjol selama pelaksanaan UTBK gelombang pertama adalah adanya peserta yang tidak memperhatikan tata tertib seperti tidak membawa persyaratan sebagaimana yang tertulis di kartu peserta ujian," katanya.

Secara keseluruhan, peserta UTBK pada gelombang pertama sebanyak 698.505, terdiri yang mengikuti kelompok ujian Saintek 374.641 peserta dan kelompok ujian Soshum 323.864 peserta. Berdasarkan statusnya UTBK gelombang pertama terdiri dari 516.927 peserta reguler dan 181.578 peserta Bidikmisi.
Adapun Jumlah ruang ujian yang digunakan untuk UTBK gelombang pertama sebanyak 29.297 ruang yang tersebar di 73 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Pusat UTBK. "Selama pelaksanaan, UTBK Gelombang I terbagi dalam 10 sesi utama dan 4 sesi tambahan," tutup Ravik.
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik