DEPOK - Kepala Humas UI Dr. Rifelly Dewi Astuti, SE, MM mengatakan untuk Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2019 untuk penyandang tunanetra dilakukan dengan metode screen reader.
Dengan menggunakan metode baru tersebut, peserta tunanetra tidak lagi perlu menggunakan pendamping dalam mengisi soal jawaban. Sebab pada metode screen reader peserta bisa terbantu menjawab soal dengan menggunakan Headphone.
"Karena metodenya sudah bagus jadi tidak lagi pakai pendamping, jadi hanya pakai pengawas saja cukup. Pengawas hanya menerangkan awalnya saja tapi selanjutnya peserta yang mengoperasikan," ujar Rifelly di UI Depok, Sabtu (4/5/2019).
Baca Juga: Pelaksanaan UTBK, Masih Saja Ada Siswa Tak Bawa Persyaratannya
Dia menuturkan pada tahun ini UTBK tunanetra hanya diikuti satu peserta bernama Farhan Azkalwafa asal Tangerang, Banten.
"Iya UTBK khusus untuk tunanetra hari ini di UI hanya di ikuti satu peserta," kata Rifelly di UI Depok, jelasnya.
Dia menyebutkan, untuk peserta khusus tunanetra penyelenggara sudah menjadwalkan UTBK digelar pada pada Sabtu (4/5/2019). Sedangkan waktunya dimulai pukul 7.30 - 11.45 WIB.

"Kalau UTBK di UI ini peminatnya kurang berbeda dengan UTBK di wilayah lain. Kalau soal peralatan sudah disiapkan ya memang hanya satu yang mengikuti," ucapnya.
Perlu diketahui, karakter UTBK untuk peserta tunanetra di antaranya yaitu, semua materi UTBK dinarasikan dalam bentuk audio berupa bahasa, item soal telah diakomodasi berdasarkan kemampuan dan keterbatasan tunanetra isi/materi tes setara dengan peserta yang dapat melihat, waktunya sama dengan peserta lain, tetapi jumlah soal dikurangi 20%.
Selain itu, teks bacaan tidak lebih dari 3 praragraf dan menghindari kata-kata visual. Kemudian, gambar/tabel/ grafik dinarasikan atau dimodifikasi dan sistem operasinya menggunakan keyboard, tanpa mouse.
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik