YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) siap melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Tercatat ada Sebanyak 35.895 calon mahasiswa yang ikut dalam dua gelombang.
“Ada 35.895 peserta dan kita siapkan 16 lokasi,” jelas Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan Pengajaran dan Kemahasiswaan, Djagal Wiseso Marseno, Mingu (14/4/2019).
Dari seluruh peserta ini terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama ada 19.047 peserta, yang terdiri 10.826 peserta mengikuti kelompok saintek dan 8.221 untuk soshum. Mereka ini terdiri dari 15.577 peserta regular dan 3.470 peserta bidik misi.
Untuk gelombang kedua, diikuti 16.848 peserta terdiri dari 8.746 kelompok saintek dan 8.102 untuk soshum Sebanyak 13.125 di antaranya merupakan peserta regular dan 3.723 peserta bidik misi.
“Ada 9 peserta berkebutuhan khusus, mereka ini tuna daksa. Fasilitas mereka sudah siap dan ada lift,” terangnya.
Baca Juga: Menristekdikti Jamin Pelaksanaan UTBK "Bersih" dari Joki
Hasil UTBK ini akan menjadi salah satu syarat bagi calon mahasiswa untuk mendaftar di Jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Gelombang pertama dilaksanakan mulai 13 April sampai dengan 4 Mei. Sedangkan gelombang kedua akan dilaksanakan 11 hingga 25 Mei. Setiap harinya dilaksanakan dua sesi, sesi pagi mulai 07.30 WIB-11.45 WIB. Sedangkan sesi kedua mulai 13.00 WIB-17.15 WIB.
Direktur Pendidikan dan Pengajaran UGM Sri Peni Wastutiningsih mengatakan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan PLN minta agar pasokan listrik di UGM selama UTBK bisa aman. Selain itu, mereka juga menyiapkan cadangan berupa genset yang sudah ada di setiap gedung tempat dilakukan ujian. Begitu juga dengan akses komputer dan internet semuanya sudah lengkap.

“Kita sudah koordinasi dengan PLN, Internet kita juga siap. Setidaknya ada 1.720 komputer yang kita siapkan di 53 ruangan,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Sistem dan Sumber Daya Informasi UGM Widyawan mengatakan, untuk akses internet di UGM sudah menggunakan fiberoptik. Dipastikan akses ini lebih aman begitu juga dengan servernya.
Baca Juga: Catat, Peserta Telat 1 Menit Tak Bisa Ikuti UTBK!
“Setiap ruangan kita siapkan 10%, komputer cadangan,” jelasnya.
UGM juga menyiapkan berbagai saran pendukung lain bagi peserta. Seperti barak untuk penginapan di Menwa lengkap dengan sarapan, hingga petugas medis di setiap lokasi.
Salah seorang peserta Faiz Hanifudin mengatakan, untuk mengikuti ujian dirinya sudah banyak berlatih soal-soal. Dirinya juga ikut di bimbingan belajar yang banyak mendapatkan rumus-rumus dan strategi jitu dalam mengerjakan soal. Di samping itu juga kerap mengikuti tryout untuk berlatih soal-soal dan mengukur kemampuannya.
“Lebih banyak berlatih soal, bimbel atau try out,” jelas pelajar asal Gombong, Jawa Tengah ini.
Hanif memilih ikut ujian di UGM karena ingin sekalian refreshing. Padahal dari rumahnya akan lebih dekat untuk ikut di Unsoed, Purwokerto. Namun dia dan beberapa temannya memilih ke UGM.
Peserta yang lain Hafiz Arif Ashari mengaku tidak ada persiapan khusus untuk ikut UTBK ini. Dia hanya sesekali membuka materi lama dan berlatih soal. Sebab saat ini dia sudah kuliah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, di jurusan Teknik Informatika.

“Saya sebenarnya sudah kuliah. Pengennya kuliah di sini (UGM),” terang mahasiswa asal Bengkulu ini.
Sementara itu, Sudarsono mengatakan dia sengaja datang mengantar anaknya untuk ikut UTBK di UGM. Kebetulan rumahnya berada di Magelang, Jawa Tengah yang butuh perjalan sekitar satu jam. Apalagi ketika pada pagi hari, lalu lintas cukup ramai.
“Ujianya pagi, kita antar biar tidak terlambat,” jelasnya.
Sebagai orang tua, dia tentu berharap anaknya bisa diterima Fakultas ekonomi. Alasannya, lapangan kerja yang tersedia bagi lulusan ekonomi cukup banyak. Sehingga akan mudah mendapatkan pekerjaan ketika lulus nanti.
“Sebagai orang tua tentu mendoakan, dan mengawasi agar lebih tekun belajar,” urainya.
Ingin mengasah kemampuan ujian? Klik Try Out Online UTBK SBMPTN Okezone secara gratis di sini.
(Feby Novalius)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik