Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pendaftaran UTBK Terkendala, Siswa Diminta Jangan Panik

Koran SINDO , Jurnalis-Selasa, 05 Maret 2019 |11:24 WIB
Pendaftaran UTBK Terkendala, Siswa Diminta Jangan Panik
Foto: Okezone
A
A
A

JAKARTA - Pendaftaran ujian tulis berbasis komputer (UTBK) pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sempat ditutup sementara, namun kemarin sudah dibuka lagi. Calon pendaftar pun diminta tidak panik karena masa pendaftaran masih panjang.

Wakil Ketua 1 Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Joni Hermana mengatakan, LTMPT sebagai lembaga resmi pelaksana tes masuk PTN terus memonitor semua sistem yang mengatur dan mengendalikan alur proses pendaftaran UTBK. Joni menyatakan, kalaupun terjadi kendala masuk dilaman pendaftaran https://pendaftaran- utbk.sbmptn.ac.id itu bisa dipahami karena semua siswa berusaha masuk sehingga terjadi antrean panjang.

Rektor Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) ini melanjutkan, pada masa antrean panjang ini calon peserta UTBK yang bisa sukses mendaftar ialah mereka yang sinyal penyedia layanan internetnya lebih kuat.

Baca Juga: Web Pendaftaran UTBK Hari Ini Masih Sulit Dibuka

“Sehingga ada yang cepat prosesnya dan ada yang lambat karena antre. Yang jelas, jangan cepat panik karena proses pendaftaran akan berlangsung sampai 24 Maret sehingga tidak rebutan seperti sekarang ini,” katanya ketika dihubungi KORAN SINDO kemarin.

Pendaftaran UTBK dimulai pada 1 Maret. Namun, pada 3 Maret proses pendaftaran ditutup sementara dan baru bisa diakses lagi pada 4 Maret pukul 08.00 WIB. LTMPT menyebut bahwa penutupan ini terjadi karena masih ada masalah pada nomor pokok sekolah nasional (NPSN) dan nomor induk siswa nasional (NISN). Selain itu, dipicu masalah sistem pembayaran host to host ke bank mitra LTMPT.

Baca Juga: Pendaftaran UTBK Belum Bisa Diakses, Apa Penjelasan Ketua LTMPT?

Joni menjelaskan, dilihat dari sistem data sejak pukul 11.30 kemarin jumlah peserta yang masuk mencapai 4.000 siswa yang sudah berhasil memfinalisasi pendaftaran. Dari hasil pantauan selanjutnya, yakni pukul 15.40, tercatat sudah 37.000 siswa yang melakukan finalisasi.

“Jadi kalau dalam waktu empat jam sudah bisa memfinalisasi 33.000 orang atau 8.250/jam, sebenarnya sistem kita tidak bisa dikatakan macet. Tetapi, memang sistemnya antre karena semua berusaha daftar dalam waktu bersamaan,” ujarnya.

Ketua LTMPT Ravik Karsidi juga menegaskan bahwa hasil pemantauan di posko pendaftaran menunjukkan bahwa proses pendaftaran UTBK sudah lancar sejak pukul 9.00 kemarin.

“Hal ini bisa terlihat dari kapasitas entri dalam satu menit bisa melayani 3.000 orang peserta yang terproses,” paparnya.

Rektor UNS ini juga meminta masyarakat bersabar karena proses pendaftaran UTBK gelombang pertama ini masih dilayani hingga 24 Maret. Karena itu, pendaftar pun tidak perlu memaksakan diri untuk memilih salah satu lokasi ujian saja karena masih ada kesempatan di lokasi ujian lain di kota yang sama atau berlainan.

Ravik mengatakan, peserta yang sudah melakukan pendaftaran, sudah membayar, dan mencetak kartu berarti sudah sukses melakukan pendaftaran. Namun, peserta yang sudah login sampai mendapat kartu, tetapi belum membayar, maka peserta itu diharuskan login kembali untuk mendapat slip pembayaran baru.

“Bagi pendaftar yang baru login mulai kemarin berlaku ketentuan seperti yang sudah diumumkan pada laman LTMPT,” urainya. Sementara itu, Kepala Humas dan KIP Universitas Indonesia (UI) Rifelly Dewi Astuti mengatakan, tahun ini UI menerima mahasiswa baru S-1 reguler UI terbanyak melalui SBMPTN dengan kuota 40% atau 2.207 kursi.

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement