JAKARTA - Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 menjadi hal penting bagi setiap siswa lulusan sekolah menengah. Pasalnya, SBMPTN menjadi salah satu pintu masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang diinginkan.
Bukan perkara mudah untuk dapat duduk dibangku PTN, seleksi secara nasional yang terdiri 860.001 peserta ini, membuat setiap perserta harus bersaing untuk mendapatkan lebih dari 160.000 bangku di PTN.
Berikut fakta-fakta dari SBMPTN 2018, yang dirangkum Okezone, Selasa Selasa (3//7/2018).
1. Pengumuman seleksi SBMPTN 2018 hari ini
Hasil SBMPTN 2018 akan diumumkan hari ini, Selasa (3/7/2018). Humas SBMPTN Tunjung W Sutirta menjelaskan, publikasi hasil SBMPTN 2018 akan dilakukan pada pukul 17.00 WIB.
Tentunya, hasil ini ditunggu-tunggu oleh banyak peserta atas kelulusannya atau tidak. Tenang, bagi Anda peserta SBMPTN 2018, kalian bisa melihat pengumuman hasil ujian di Okezone.com.
2. Dari sebanyak 860.001 hanya sekitar 160.000 perserta yang lolos
Pengumuman hari ini merupakan hasil ujian SBMPTN yang dilakukan 8 Mei 2018. Ujian tulis dilaksanakan secara serentak di 42 Panitia Lokal (Panlok) yang terdiri dari 85 PTNi Indonesia.
Ujian SBMPTN 2018 diikuti yang diikuti 860.001 peserta namun hanya lebih dari 160.000 perserta yang bisa lolos untuk masuk di 85 PTN.
Jumlah 860.001 peserta tersebut terdiri dari Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) sebanyak 26.181 peserta. Di mana 25.181 peserta menggunakan desktop/PC dan 1.000 peserta menggunakan Tablet atau Telepon Pintar berbasis Android. Sementara, peserta Ujian Tertulis Berbasis Cetak (UTBC) terdiri dari 833.820 peserta.
Data peserta yang berkebutuhan khusus sebanyak 365 peserta yang terdiri dari 122 peserta tuna rungu, 107 peserta tuna netra, 43 peserta tuna wicara dan 93 peserta tuna daksa.

3. Kelompok ujian SBMPTN dibagi menjadi 3
Kelompok ujian SBMPTN terbagi menjadi tiga jenis, pertama, kelompok Ujian Sains dan Teknologi (Saintek) dengan materi ujian Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sains dan Teknologi (TKD Saintek), kedua kelompok Ujian Sosial dan Humaniora (Soshum) dengan materi ujian Tes Kemampuan dan Potensi Akademik (TKPA) dan Tes Kemampuan Dasar Sosial Humaniora (TKD Soshum) dan ketiga kelompok Ujian Campuran dengan materi ujian TKPA, TKD Saintek, dan TKD Soshum.
4. Jakarta dan Medan Jadi Daerah Dengan Peserta Ujian Terbanyak
Terdapat 42 Panitia Lokal (Panlok) dalam penyelenggaraan SBMPTN tahun ini. Data statistik lima peserta terbanyak menurut Panlok sebagai berikut:
1. Panlok 30-Jakarta (74.927 peserta)
2. Panlok 14-Medan (63.357 peserta)
3. Panlok 50-Surabaya (60.727 peserta)
4. Panlok 34-Bandung (56.069 peserta)
5. Panlok 82-Makasar (51.800 peserta)

5. Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gajah Mada (UGM) Jadi PTN Paling Diminati
Lima PTN yang paling diminati pada SBMPTN 2018 adalah sebagai berikut:
1. Universitas Indonesia (52.591 peserta)
2. Universitas Gadjah Mada (46.095 peserta)
3. Universitas Padjadjaran (44.138 peserta)
4. Universitas Brawijaya (36.468 peserta)
5. Universitas Hasanuddin (35.253 peserta).
6. Di UI, Kedokteran dan Hukum Jadi Prodi Paling Diincar
Program studi pendidikan (Prodi) kedokteran Universitas Indonesia (UI) menjadi jurusan yang paling diminati peserta Saintek, sedangkan Ilmu Hukum UI menjadi jurusan paling diminati peserta Soshum peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2018.
Kepala Humas SBMPTN 2018 Panitia Lokal Jakarta Rifelly Dewi Astuti mengatakan UI menjadi Perguruan Tinggi yang paling diminati oleh peserta SBMPTN 2018. Sebanyak 97.382 pendaftar memilih UI pada pilihan pertama, kedua dan ketiga (atau sebanyak 52.591 peserta yang memilih UI pada pilihan pertamanya) sebagai kampus menuntut ilmu ke jenjang yang lebih tinggi. (yau)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik