Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perjuangan Peserta Difabel Jadi Mahasiswi Kedokteran UI Lewat SBMPTN

Wahyu Muntinanto , Jurnalis-Selasa, 08 Mei 2018 |22:59 WIB
Perjuangan Peserta Difabel Jadi Mahasiswi Kedokteran UI Lewat SBMPTN
Tasya. (Foto: Wahyu M/Okezone)
A
A
A

DEPOK - Menjadi penyandang difabel tidak membuat Tasya Nurfitria putus semangat untuk melanjutkan pendidikannya. Setelah lulus dari SMAN 107 Jakarta, wanita 18 tahun ini berjuang demi menggapai impian dengan mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Indonesia (UI).

Ia mengaku ingin sekali menjadi seorang dokter kardiovaskuler jantung agar dapat membantu serta menolong masyarakat. Keinginanya itu terinspirasi dari seorang dokter yang sudah merawat dirinya selama bertahun-tahun.

"Saya milih Kedokteran UI, karena ada yang menginspirasi saya yaitu Dr Mulyadi dokter yang pernah merawat saya saat saya sakit," ucap Tasya sebelum ujian berlangsung di UI, Selasa (8/5/2018).

Meski termasuk anak berkebutuhan khusus, Tasya tampak tidak kekurangan percaya diri, ia merasa optimis dan mampu mengerjakan seluruh soal dengan baik. Kepercayaan dirinya itu bukan muncul tiba-tiba, tapi lahir dari persiapan matang.

Tasya.

"Saya sudah siap dari jauh-jauh hari, makanya saya optimis dan lulus dalam ujian ini," ujarnya tersenyum.

Tasya berusaha datang lebih awal, beruntung dia memiliki saudara di wilayah Depok yang lokasinya tak jauh dari UI. Usaha dan perjuangan kerasnya juga dibarengi dengan doa serta dukungan dari orang tua dan kerabat serta guru SMAN 107 Jakarta.

"Dukungan dari orangtua dan banyak juga orang lain yang mendukung, mereka juga yang membuat saya semakin percaya diri dan optimis dalam menghadapi soal nanti," ungkap Tasya.

Tasya berharap SMBPTN 2018 ini dapat dilalui dan bisa menjadi mahasiswi di UI yang sudah jadi impiannya sejak kecil. "Semoga saja saya bisa lulus dan menjadi dokter supaya saya bisa membatu orang," pungkasnya.

(Qur'anul Hidayat)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement