MANADO - Sekira 6.000 calon mahasiswa mengikuti ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sulawesi Utara. Mereka memperebutkan 1.500 kuota kursi mahasiswa yang disediakan Unsrat.
Pantauan Okezone, Selasa (8/5/2018), ujian tulis dimulai sejak 8.30 Wita, tapi terlihat masih ada bangku kosong yang diduga pesertanya belum datang. "Ujian dimulai sejak pukul 8.30 Wita dan kalau ada yang terlambat ditolerir sampai 30 menit kemudian atau jam 9, kalau lewat tidak ditolerir lagi, harusnya mereka datang jam 7," ujar Rektor Unsrat Prof. Dr . Ir. Ellen Joan Kumaat.
Sekitar 300 ruangan disiapkan untuk pelaksanaan SBMPTN. "Kita melaksanakan sudah bertahun-tahun, kita tetap menjaga ketertiban dan keamanan, terutama soal, tidak ada yang bocor dan kami jaga sejak kami terima soal beberapa hari yang lalu," jelas Ellen.
Ellen mengatakan pelaksanaan SBMPTN di Unsrat belum ada kendala berarti. "kami sudah sampaikan kepada Irjen Kemenristekdikti bahwa semua berjalan aman dan lancar," pungkas Ellen.
(Salman Mardira)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik