Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Panitia SBMPTN Undana Kupang Pastikan Tak Ada Praktik Joki

Adi Rianghepat , Jurnalis-Selasa, 08 Mei 2018 |07:42 WIB
Panitia SBMPTN Undana Kupang Pastikan Tak Ada Praktik Joki
Ujian SBMPTN (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

KUPANG – Panitia Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) Universitas Negeri Nusa Cendana (Undana) Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, memastikan tak akan ada joki dalam pelaksanaan seleksi mahasiswa baru tersebut.

"Kami jaminkan hal itu (tidak ada joki) dalam pelaksanaan seleksi hari ini. Jika ditemukan tentu akan dikenakan sanksi tegas, termasuk akan dicatat khusus sehingga atas nama calon mahasiswa itu tidak akan diterima di lembaga tersebut," kata Kepala Hubungan Masyarakat Undana Kupang David Sir, S.Sos, M.Hum kepada Okezone di Kupang, Selasa (8/5/2018).

Menurutnya, Universitas Nusa Cendana Kupang sudah sangat berpengalaman melaksanakan seleksi penerimaan mahasiswa baru. Pihaknya dapat memastikan unsur joki akan mampu dideteksi sejak dini sehingga tidak akan mungkin bisa lolos sampai masuk ke dalam ruangan seleksi.

"Kami sudah bisa melihat kalau yang bersangkutan joki atau bukan. Kami sudah sangat pengalaman," katanya tanpa merinci ciri-ciri seorang joki.

Dia menjelaskan, ada 12.336 peserta calon mahasiswa baru yang ikut dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Tahun Akademik 2018 ini untuk merebut 3.360 kursi kosong yang disediakan satu-satunya universitas negeri di Kota Kupang itu. Sejumlah peserta itu akan mengikuti seleksi berbasis cetak dan komputer.

"Ada peserta yang diseleksi melalui ujian tertulis berbasis cetak (UTBC) dan ada juga melalui ujian tulis berbasis computer (UTBC)," katanya.

(Kepala Hubungan Masyarakat Undana Kupang David. Foto: Adi Rianghepat/Okezone)

Menurutnya, setiap peserta seleksi sudah diarahkan untuk mempersiapkan diri semaksimal mungkin karena seleksi saat ini lebih ketat, karena kuota kursi yang tersedia tidak bertambah, namun jumlah peserta seleksi bertambah.

"Itu artinya setiap hampir 100 pelamar merebut satu kursi yang sama. Karena itu harus dipersiapkan secara matang dan maksimal agar bisa lulus," katanya.

"Untuk periode 2017 lalu peserta seleksi berada di angka 11.627 orang dan untuk kali ini sudah capai 12.360 orang. Ada kenaikan 733 orang peserta," katanya menambahkan.

Dari jumlah peserta mengikuti SBMPTN tahun 2018 Undana Kupang sebanyak 12.336 orang itu, untuk bidang sains dan teknik (saintek) berjumlah 3.203 orang, sosial dan hukum (soshum) 3.881 orang dan bidang ilmu campuran berjumlah 5.252 orang dengan jumlah peserta CBT 165 orang.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement