Share

Lahan Diserobot Warga, UIN Jakarta Bingung Tampung Mahasiswa Baru

Hambali, Okezone · Rabu 13 Desember 2017 15:22 WIB
https: img.okezone.com content 2017 12 13 65 1829745 lahan-diserobot-warga-uin-jakarta-bingung-tampung-mahasiswa-baru-OJDYMK4HVm.jpg Foto: Dok UIN Jakarta

TANGSEL - Setiap tahunnya tercatat ada sekira 150 ribu lulusan SMA/MA/SMK yang berminat untuk melanjutkan studinya di UIN Jakarta. Sayangnya, antusiasme tersebut mesti dibatasi akibat terbatasnya sarana dan prasarana yang dimiliki kampus yang terletak di Jalan Ir H Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan itu.

Menurut Kepala Bagian Umum UIN Jakarta, Encep Dimyati, kondisi demikian disebabkan lantaran banyaknya lahan UIN Jakarta yang kini justru diduduki dan diklaim oleh orang lain. Bahkan di beberapa tempat, penyerobotan terjadi secara massif sejak lama.

"Mahasiswa di sini butuh tempat, peminat kesini itu sekitar 150 ribu setiap tahun tapi karena enggak ada ruangannya ya sudah yang kita terima hanya 5 sampai 6 ribu. Sementara tanah kita yang real, banyak digunakan oleh orang lain, dipakai kontrakan, diserobot untuk lahan pemukiman dan lain-lain, sehingga kita juga bingung bagaimana untuk membangun gedung-gedung baru bagi mahasiswa yang terus bertambah," terangnya di UIN Jakarta, baru-baru ini.

(Baca juga: Sebut Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, KPAI Akan Panggil Penerbit Yudhistira)

Dijelaskannya lagi, laporan audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tiap tahunnya selalu menemukan adanya temuan lahan dimaksud. Hal itu tentu berimplikasi pada status UIN Jakarta sebagai Perguruan Tinggi Negeri, dimana pengelolaannya harus sesuai dengan ketentuan yang ada.

"Ini ada temuan dari BPK setiap tahun, contohnya soal lahan sekira 5,6 hektare di daerah Pisangan, Ciputat, itu ada kerugian negara sebanyak Rp19 miliar. Jadi kami harus menyelesaikan aset-aset kami yang diklaim masyarakat yang bermukim di sana, karena kan proses hukumnya sudah inkrah, itu lahan kami," jelasnya.

Sejatinya, lahan-lahan milik UIN Jakarta banyak tersebar di wilayah Tangerang Raya. Rencananya, ditempat itu akan dibangun fasilitas studi kampus seperti gedung Fakultas, laboratorium, ruang praktek dan sebagainya yang mendukung kegiatan akademik.

(sus)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini